Oknum Polisi yang Mencoret Polres Luwu dengan Tulisan "Sarang Pungli, Sarang Korupsi" Dipulangkan ke Keluarganya
Haerul diketahui merupakan anggota Polri yang mencoret sejumlah gedung Mapolres Luwu dengan tulisan "Sarang Pungli" dan "Sarang Korupsi".
MAKASSAR, BUKAMATA - Pihak RSKD Dadi, Makassar telah memulangkan Aipda Haerul ke keluarganya di Luwu.
Haerul diketahui merupakan anggota Polri yang mencoret sejumlah gedung Mapolres Luwu dengan tulisan "Sarang Pungli" dan "Sarang Korupsi".
Haerul pun dibawa ke RSKD Dadi untuk observasi karena diduga mengidap gangguan kejiwaan. Kini hasil observasi itu telah keluar dan benar Haerul mengalami gangguan kejiwaan.
"Kan observasinya di RS Dadi. Dari situ dia mengidap gangguan jiwa," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang Suartana, Kamis (27/10/2022).
Meski Haerul dikembalikan ke keluarganya, bukan berarti hal ini dinyatakan selesai. Haerul tetap dalam pengawasan tim medis di aparat kepolisian.
"Makanya bisa dikembalikan keluarganya di Luwu. Aipda HR tetap diawasi dan dirawat. Kan sudah ada penindakan dari pimpinan dari Kapolresnya, jadi selama observasi. Keterangannya yang kami dapat mengalami gangguan kejiwaan (psikotik akut)," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang oknum anggota polisi diduga mencoret gedung Mapolres Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Oknum itu Aipda Haerul.
Dalam foto yang diterima, tampak beberapa gedung di Mapolres Luwu diduga dicoret oleh anggotanya sendiri, menggunakan cat semprot atau piloks.
"Sarang pungli," demikian tulisan di tembok itu.
Sementara dugaan pungli yang dituduhkan Haerul di Polres Luwu, Propam Polda Sulsel telah turun tangan dan hasilnya tidak ditemukan dugaan tersebut.
"Dari beberapa pelayanan SIM, masyarakat yang melakukan pengurusan SIM dan angggota pelayanan SIM itu tidak ditemukan adanya pungli," pungkasnya.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
