Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Minggu, 09 Oktober 2022 22:03

Ilustrasi
Ilustrasi

Kesal Tak Diberi Uang Rokok, Saripudin Bunuh Ibu Kandung

Saat ini pelaku dan barang bukti berupa golok dengan panjang 30 centimeter, pakaian milik pelaku, pakaian milik korban, tikar warna biru (bercak darah), dan karpet telah diamankan di Polres Lampung Utara guna proses penyidikan lebih lanjut.

LAMPUNG, BUKAMATA - Saripuddin (30 tahun), mendatangi ibu kandungnya, M (60 tahun), untuk meminta uang pembeli rokok, Minggu, 9 Oktober 2022, sekitar pukul 06.00 WIB. Tak diberi, ia kalap lalu menganiaya perempuan yang telah melahirkannya hingga tewas.

Satu jam setelah peristiwa tersebut, Saripuddin ditangkap aparat kepolisian dari Polda Lampung. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan, setelah dilakukan olah TKP dan melakukan interogasi terhadap saksi dan keluarga korban, dalam waktu satu jam yaitu jam 7.30 WIB, polisi berhasil menangkap tersangka yang merupakan anak kandung korban sendiri.

Kata Zahwani, pembunuhan tersebut dilakukan pelaku lantaran kesal tak diberi uang oleh ibunya. Sifat pelaku berubah menjadi pemarah semenjak tak bekerja lagi di Malaysia.

"Kalau dari penjelasan tersangka, mau minta duit beli rokok tapi tidak dikasih sama korban. Tersangka marah dan langsung aniaya," ungkap Zahwani, dalam keterangan tertulisnya, dilansir dari CNN Indonesia.

Zahwani mengatakan, penangkapan terhadap tersangka pembunuhan tersebut berawal dari laporan Supriyadi, yang merupakan sepupu pelaku ke Polsek Abung Selatan.

Saat itu Supriyadi mendatangi rumah korban untuk mengajak menanam jagung. Karena tidak ada orang, Supriyadi masuk melalui pintu belakang rumah yang kebetulan dalam keadaan terbuka.

"Supriyadi masuk ke ruangan tamu tidak mendapati pelaku dan Supriyadi hanya melihat ada sesuatu yang tertutupi kain yang ia duga adalah Ibu M tergeletak di lantai dan terlihat ada genangan darah di sekitar korban," kata dia.

Saat itu Zahwani mengatakan Supriyadi takut untuk membuka kain tersebut kemudian memberitahukan ke keluarga yang lain. Saat keluarga datang dan membuka kain tersebut, baru diketahui sosok tersebut adalah M yang sudah meninggal dunia.

Ia menjelaskan, korban meninggal dunia dengan posisi tergeletak ditutupi kain serta ada aliran darah. Pada tubuh korban, terdapat luka sayatan pada leher.

"Polisi begitu menerima pengaduan dari masyarakat bertindak secara cepat dengan melakukan olah TKP serta memeriksa saksi," kata dia.

Selanjutnya tim dari Polres Lampung Utara mengejar pelaku yang bersembunyi di Wilayah Abung Semuli, berjarak sekitar dua kilometer dari tempat kejadian yaitu Desa Semuli Raya, kecamatan Abung Semuli. Pelaku kemudian dilumpuhkan.

Saat ini pelaku dan barang bukti berupa golok dengan panjang 30 centimeter, pakaian milik pelaku, pakaian milik korban, tikar warna biru (bercak darah), dan karpet telah diamankan di Polres Lampung Utara guna proses penyidikan lebih lanjut. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pembunuhan #Anak bunuh ibu kandung #Polres Lampung Utara