Samsul Bahri
Samsul Bahri

Rabu, 05 Oktober 2022 23:10

Panglima LAJ Harap-harap Cemas Tak Ada Sanksi Berlebihan Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan

Panglima LAJ Harap-harap Cemas Tak Ada Sanksi Berlebihan Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan

Sebagai pimpinan supporter PSM Makassar, lanjut Uki, tentunya Liga itu bisa kembali dilakukan. Namun demi alasan kemanusiaan, penghentian itu harus ia terima. 

MAKASSAR, BUKAMATA - Panglima Laskar Ayam Jantan (LAJ), Uki Nugraha berharap keputusan penghentian Liga 1, buntut dari tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang tidak menimbulkan sanksi berlebih. 

"Semoga bagaimana nanti tidak ada sanksi berlebihan sampai di banned setahun, dua tahun itu tidak sampai ke sana," kata Uki kepada wartawan, Rabu (5/10/2022). 

Sebagai pimpinan supporter PSM Makassar, lanjut Uki, tentunya Liga itu bisa kembali dilakukan. Namun demi alasan kemanusiaan, penghentian itu harus ia terima. 

"Semua ingin kembali sepakbola bergeliat di Indonesia. Tentunya saya ingin liga segera bergulir kembali. Ini bukan tentang sepakbola. Ini tentang kemanusiaan," jelasnya. 

Sebelumnya diberitakan bukamatanews.id, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang dalam tragedi sepak bola yang terjadi pada Sabtu (01/10/2022), di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

“Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur,” kata Presiden Jokowi dalam pernyataannya, Minggu (02/10), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Presiden sudah menginstruksikan jajaran terkait untuk memberikan pelayanan medis terbaik kepada para korban yang tengah dirawat.

“Saya telah meminta Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit, agar mendapatkan pelayanan terbaik,“ ujar Presiden.

Penulis : Abdul Mugni
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#PSM Makassar #Tragedi Kanjuruhan