Panglima LAJ Harap-harap Cemas Tak Ada Sanksi Berlebihan Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan
Sebagai pimpinan supporter PSM Makassar, lanjut Uki, tentunya Liga itu bisa kembali dilakukan. Namun demi alasan kemanusiaan, penghentian itu harus ia terima.
MAKASSAR, BUKAMATA - Panglima Laskar Ayam Jantan (LAJ), Uki Nugraha berharap keputusan penghentian Liga 1, buntut dari tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang tidak menimbulkan sanksi berlebih.

"Semoga bagaimana nanti tidak ada sanksi berlebihan sampai di banned setahun, dua tahun itu tidak sampai ke sana," kata Uki kepada wartawan, Rabu (5/10/2022).
Sebagai pimpinan supporter PSM Makassar, lanjut Uki, tentunya Liga itu bisa kembali dilakukan. Namun demi alasan kemanusiaan, penghentian itu harus ia terima.
"Semua ingin kembali sepakbola bergeliat di Indonesia. Tentunya saya ingin liga segera bergulir kembali. Ini bukan tentang sepakbola. Ini tentang kemanusiaan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan bukamatanews.id, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang dalam tragedi sepak bola yang terjadi pada Sabtu (01/10/2022), di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
“Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur,” kata Presiden Jokowi dalam pernyataannya, Minggu (02/10), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.
Presiden sudah menginstruksikan jajaran terkait untuk memberikan pelayanan medis terbaik kepada para korban yang tengah dirawat.
“Saya telah meminta Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit, agar mendapatkan pelayanan terbaik,“ ujar Presiden.
News Feed
Dari Timur Indonesia, Makassar Leadership Summit 2026 Usung Gagasan Besar Kepemimpinan
01 Oktober 2026 20:01
Makassar Leadership Summit 2026 Bidik 500 Peserta, JK dan Menaker Isi Sesi Utama
01 Oktober 2026 19:56
Andi Sudirman di Hadapan Praja IPDN: Jabatan Bisa Berubah, Integritas Harus Tetap
01 Oktober 2026 14:22
Berita Populer
01 Oktober 2026 13:19
01 Oktober 2026 12:45
01 Oktober 2026 13:08
01 Oktober 2026 13:23
01 Oktober 2026 13:51
