Arema FC Takluk di Kandang Sendiri, Supporter Singo Edan Ricuh
Kemarahan suporter Arema yang berujung perilaku buruk ini juga membuat pemain Persebaya tertahan di kendaraan taktis polisi.
BUKAMATA - Kekalahan Arema FC dikandangnya sendiri saat menjamu Persebaya memantik amarah Suporter.

Pasca permainan usai dengan skor 2-3, ratusan pendukung Arema turun dari tribune guna masuk ke lapangan. Aksi nekat itu mendapat respons dari petugas kepolisian. Polisi segera melepas tembakan gas air mata dengan harapan dapat membubarkan massa.
Dikutip dari detik.com, tembakan gas air mata itu membuat suporter Arema marah lalu merusak dan menggulingkan dua mobil khusus polisi.
Tidak hanya itu pendukung Singo Edan juga kedapatan membakar kursi-kursi di Stadion Kanjuruhan. Sejumlah barang lain di Kanjuruhan juga ikut dibakar.

Sementara itu laporan dari Antara menyebutkan, salah satu mobil yang dirusak suporter Arema adalah mobil K9 yang juga ikut dibakar. Sedangkan mobil lain rusak parah dengan kaca pecah.
Kemarahan suporter Arema yang berujung perilaku buruk ini juga membuat pemain Persebaya tertahan di kendaraan taktis polisi.
Akan tetapi kurang dari satu jam setelah memberikan laporan pemain yang terjebak di rantis polisi, Persebaya mengonfirmasi Marselino Ferdinan dan kawan-kawan bisa meninggalkan area stadion dan pulang ke Surabaya.
"Tim telah keluar dari area stadion dan langsung menuju titik evakuasi agar bisa segera kembali ke Surabaya dan beristirahat," tulis Persebaya.
News Feed
Andi Sudirman di Hadapan Praja IPDN: Jabatan Bisa Berubah, Integritas Harus Tetap
01 Oktober 2026 14:22
Bappenas Tetapkan Sulsel di Peringkat IV PPD 2026
01 Oktober 2026 13:51
Berita Populer
01 Oktober 2026 13:19
01 Oktober 2026 12:45
01 Oktober 2026 13:08
01 Oktober 2026 13:51
01 Oktober 2026 12:51
