Redaksi
Redaksi

Jumat, 11 September 2026 16:57

Arema FC Tak Mau Terkecoh Kekalahan PSM, Marcos Santos Siapkan 3 Skema Hadapi Juku Eja

Arema FC Tak Mau Terkecoh Kekalahan PSM, Marcos Santos Siapkan 3 Skema Hadapi Juku Eja

Arema FC mewaspadai PSM Makassar meski kalah dari Persib. Marcos Santos menyiapkan 2-3 skema untuk meredam Juku Eja dan Kodai Tanaka di Parepare.

PAREPARE, BUKAMATANEWS — Kekalahan PSM Makassar dari Persib Bandung pada laga pembuka BRI Super League 2026/2027 tak membuat Arema FC menganggap remeh kekuatan Juku Eja.

Pelatih Arema FC Marcos Santos justru menilai PSM memiliki kualitas yang patut diwaspadai. Karena itu, Singo Edan menyiapkan sejumlah skema untuk menghadapi PSM pada pekan kedua BRI Super League di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (13/9/2026) pukul 15.30 WIB.

Marcos mengatakan persiapan timnya diarahkan untuk membaca karakter permainan PSM sekaligus mengantisipasi berbagai situasi yang mungkin muncul sepanjang pertandingan.

Pelatih asal Brasil itu bahkan menyiapkan sedikitnya dua hingga tiga skema untuk menghadapi permainan Juku Eja.

"Kami mencoba mensimulasikan beberapa situasi. Kami berusaha memahami PSM Makassar adalah tim yang sangat kuat," ujar Marcos, dikutip dari laman resmi I.League, Jumat (11/9).

Marcos mengaku terkesan dengan penampilan PSM ketika menghadapi Persib Bandung pada laga perdana. Menurutnya, kekalahan tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan kekuatan skuad asuhan Darije Kalezic.

"Mereka sangat siap dan dilatih dengan baik. Saya sangat suka permainan mereka saat melawan Persib Bandung, meskipun mereka kalah," ungkapnya.

Waspadai Bola Panjang dan Kodai Tanaka

Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama Marcos adalah karakter permainan PSM yang dinilainya terorganisasi ketika bertahan dan mampu bermain cepat secara vertikal.

PSM, kata dia, tidak terlalu mengandalkan penguasaan bola. Juku Eja justru memiliki kecenderungan memainkan bola langsung ke lini depan untuk memanfaatkan kecepatan dan kemampuan pemain di sektor serangan.

"Mereka tim yang bertahan sangat terorganisir, bermain vertikal, tidak terlalu mengandalkan penguasaan bola, melainkan suka bola-bola panjang langsung ke depan, terutama mencari pemain Jepang mereka, Kodai Tanaka," kata Marcos.

Selain Tanaka, Marcos juga memberikan perhatian terhadap kualitas pemain sayap PSM serta kekuatan lini tengah dalam memenangkan bola kedua.

"Pemain sayap mereka punya kualitas teknik tinggi dan lini tengahnya kuat merebut bola kedua. Mereka dilatih sangat baik dan kuat secara fisik," sambungnya.

Arema Datang dengan Modal Kemenangan 4-0

Arema FC menghadapi PSM dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengawali kompetisi dengan hasil meyakinkan.

Pada pekan pertama, Singo Edan menghancurkan Isenmulang FC dengan skor telak 4-0.

Hasil tersebut membuat Arema berambisi melanjutkan tren positif sekaligus mempertahankan posisi di papan atas klasemen.

Namun, Marcos menyadari laga melawan PSM memiliki karakter berbeda. Kualitas permainan Juku Eja membuat Arema harus tampil disiplin dan mampu menjalankan skema yang telah disiapkan.

Pertemuan PSM Makassar dan Arema FC pun diprediksi menjadi salah satu laga menarik pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027, dengan kedua tim sama-sama memburu hasil maksimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#PSM Makassar #arema fc