Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Selasa, 20 September 2022 17:52

Ilustrasi
Ilustrasi

ASN Harus Netral, Bawaslu Sulsel Perketat Pengawasan Jelang Pemilu

Terkait rekrutmen Petugas Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan yang dilakukan Bawaslu kabupaten kota saat ini, agar menjunjung tinggi integritas. Apalagi, tugas mereka ke depan sangat berat.

MAKASSAR, BUKAMATA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel akan memperketat pengawasan Aparatur Sipil Negara (ASN) jelang Pemilu 2024 mendatang. Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, mengatakan, hal tersebut dilakukan mengingat tingginya kasus ASN terlibat politik praktis pada Pemilu 2019 lalu.

"Pada Pemilu 2019 lalu, Sulsel menempati urutan kelima laporan terbanyak terkait ASN yang terlibat politik praktis," ungkap Saiful, Selasa, 20 September 2022.

Berkaca dari kejadian tersebut, Saiful mengaku akan memperketat pengawasan. Selain itu, memassifkan sosialisasi untuk meminimalisir pelanggaran.

"Kenapa ASN ini terlibat politik praktis? Berdasarkan data Komisi ASN, 80 persen karena ingin mempertahankan jabatannya. Kemudian, ada juga karena ketidaktahuan," ujarnya.

Iapun mengimbau kepada seluruh ASN untuk menjaga profesionalitasnya, dengan tidak terlibat politik praktis. Saiful kuatir, jika ASN terlibat politik praktis, akan mempengaruhi pelayanannya ke masyarakat.

Terkait rekrutmen Petugas Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan yang dilakukan Bawaslu kabupaten kota saat ini, agar menjunjung tinggi integritas. Apalagi, tugas mereka ke depan sangat berat.

"Ini terkait trust atau kepercayaan. Kita ingin hasil Pemilu dipercaya masyarakat. Untuk bisa diterima dan dipercaya masyarakat, maka petugas kita harus memiliki integritas," pungkasnya. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Bawaslu Sulsel #Saiful Jihad #Netralitas ASN