Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Jumat, 16 September 2022 15:49

Ist
Ist

Kerugian Tembus Rp 3 Miliar, Begini Cerita Puluhan Konsumen Hingga Akhirnya Seruduk Kantor SLV Travel

CEO SLV Travel, Selviana Ahmad Firdaus, seolah lepas tanggungjawab. Tidak memikirkan nasib para korban, dan masih sempat traveling ke Bangkok. Bahkan, SLV melalui akun Instagramnya masih membuka open trip.

MAKASSAR, BUKAMATA - Puluhan konsumen mendatangi kantor PT SLV Modern Travelindo atau SLV Travel, yang terletak di Jalan Tun Abdul Razak, Ruko Citraland, Jumat, 16 September 2022. Mereka mendesak pihak SLV Travel agar mengembalikan uang yang telah disetorkan, namun tak kunjung diberangkatkan.

Setidaknya, ada 68 orang yang meminta pembayaran kembali alias refund karena berbagai permasalahan. Mulai dari pembatalan penerbangan, keberangkatan tak sesuai fasilitas dan tujuan, dan sejumlah alasan lainnya.

Aulia, misalnya. Impiannya untuk jalan-jalan ke Dubai dan Turki kandas. Ia mengaku tergiur dengan harga murah yang ditawarkan SLV Travel setelah melihat postingan sejumlah Selebgram. Perempuan muda dari Kabupaten Barru ini rencananya berangkat bersama keluarga yang jumlahnya 11 orang. Total uang yang disetor ke pihak travel Rp 140 juta lebih.

"Pihak SLV ketika itu memberitahukan pembatalan keberangkatan jelang hari H dengan berbagai alasan. Saya sudah lupa berapa kali keberangkatan kami ditunda-tunda, sampai akhirnya kami minta refund," tutur Aulia.

Uang sebesar Rp 140 juta tak langsung dikembalikan oleh SLV Travel. Pihak travel meminta keringanan untuk mencicil selama 45 hari kerja. Namun, hingga masa perjanjian berakhir, hanya Rp 25 juta lebih yang dikembalikan.

"Dijanji setiap hari direfund, per bulan, per Minggu, tidak ada. Ini terlalu lama," kesalnya.

Aulia juga mengaku heran karena Selvi tidak ditahan. Bahkan masih bisa menonton pertandingan sepàk bola di Malaysia, jalan-jalan ke Thailand, hingga masih sempat open tour.

"Heran sudah banyak yang melapor di polisi tetapi masih bisa berkeliaran. Jangan sampai makin banyak yang jadi korban," pungkasnya.

Rekan Aulia, Mage, juga mengaku kesal dengan ulah SLV Travel. Apalagi, CEO SLV Travel, Selviana Ahmad Firdaus, seolah lepas tanggungjawab. Tidak memikirkan nasib para korban, dan masih sempat traveling ke Bangkok.

Bahkan, SLV melalui akun Instagramnya masih membuka open trip. "Jangan sampai semakin banyak korban," tambah Mage.

Korban lainnya, Aldi, mengaku menyetor uang Rp 10.900.000 untuk berangkat ke Seoul, Korea Selatan. Tak kunjung diberangkatkan, ia juga meminta refund namun hasilnya nihil.

"Kami ada perjanjian di atas materai yang ditandatangani langsung oleh Selvi, jika tidak sanggup bayar hingga tanggal 5 September, saya bisa ambil barangnya senilai uang saya itu. Tapi sampai sekarang tidak ada juga, saya tidak tau barang apa mau diambil," ungkap Aldi.

Hal sama disampaikan Armina. Harapannya untuk melaksanakan ibadah umroh bersama keluarga juga kandas.

"Saya setor Rp 140 juta lebih juga untuk umroh bersama keluarga. Sy minta refund karena tidak diberangkatkan. Yang dikembalikan baru Rp 50 juta, masih ada Rp 90 juta," tutur Armina.

Sementara, pihak SLV Travel hingga berita ini diturunkan belum memberikan konfirmasi. Kantor SLV Travel tergembok. Melalui akun Instagramnya, menginformasikan jika operasional kantor tutup sementara, dan kembali buka Senin, 19 September 2022. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Travel bodong #SLV Travel #Selviana Ahmad Firdaus

Berita Populer