Hikmah
Hikmah

Senin, 22 Agustus 2022 11:23

Kesaksian KM: Brigadir J Gendong PC dan Bilang 'Jangan di Sini Dong'

Kesaksian KM: Brigadir J Gendong PC dan Bilang 'Jangan di Sini Dong'

Brigadir J kala itu tiba-tiba mendekati Putri. Yoshua berupaya membopong Putri sambil berkata 'jangan di sini dong'. Kuat Ma'ruf menyaksikan langsung peristiwa itu.

BUKAMATA - Kuat Ma'ruf (KM) supir keluarga Ferdy Sambo yang juga ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat ( Brigadir J ) memberikan keterangan baru terhadap kepolisian. 

Keterangan tersebut menurut KM belum disampaikan kepada Ferdy Sambo. Dia mengaku melihat Brigadir J saat hendak menggendong istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi saat di Magelang. 

Dilansir detikNews, Kuat Ma'ruf mengaku melihat peristiwa itu terjadi di ruang tengah rumah Ferdy Sambo sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (4/7). Saat itu Putri sedang beristirahat di sofa ruang tengah lantai 1 sambil menonton TV.

Brigadir J kala itu tiba-tiba mendekati Putri. Yoshua berupaya membopong Putri sambil berkata 'jangan di sini dong'. Kuat Ma'ruf menyaksikan langsung peristiwa itu.

Melihat hal tersebut, Kuat Ma'ruf langsung terkejut dan meneriaki Yoshua untuk tidak menggendong Putri. "Kamu siapa. Nggak ada yang angkat-angkat Ibu".

Selanjutnya pada Kamis (7/7/2022), Kuat Ma'ruf kembali memergoki Yoshua sedang berada di kamar Putri di lokasi yang sama. Kuat kemudian melaporkan hal itu ke Brigadir Ricky Rizal yang langsung menyita pistol HS 9 dan senjata laras panjang milik Yoshua.

Sebelumnya, dalam kasus pembunuhan Brigadir J, penyidik telah menetapkan lima orang tersangka, yakni Irjen Pol. Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi.

Kelima tersangka disangkakan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan berencana subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP, ancaman maksimal hukuman mati.

 

#Putri candrawhati #Brigadir J