Samsul Bahri
Samsul Bahri

Senin, 08 Agustus 2022 09:16

PDI Perjuangan Minta Presiden Jokowi Tuntaskan Janji Politiknya Hingga 2024

PDI Perjuangan Minta Presiden Jokowi Tuntaskan Janji Politiknya Hingga 2024

Effendi menuturkan di sisa waktunya saat ini, Jokowi harus mampu memberikan warisan terbaik untuk bangsa Indonesia, dan memenuhi janjinya terdahulu.

BUKAMATA - Presiden Joko Widodo dituntut memberikan kerja terbaiknya di akhir masa jabatannya sebagai presiden. Alasannya, sebagai kader PDIP, Jokowi bisa memberi nilai suksesi kepada penerusnya.

Tuntutan itu dari seorang politisi senior PDI Perjuangan Effendi Simbolon. Hal itu disampaikan Effendi Simbolon dalam acara #Safari24 Total Politik dengan tema "Gelar Musra, Jokowi Pilih Siapa?” secara virtual, Minggu (7/8/2022).

"Karena Pak Jokowi kan kader PDIP walaupun diklaim sana sini oleh kelompok manapun, tapi dia adalah kader PDIP,” kata Effendi.

Pihaknya meminta agar Jokowi mampu meninggalkan ambisi para semua pihak yang bermain di belakangnya demi kepentingan kelompok tertentu. Apalagi, tantangan Indonesia kedepan semakin berat.

"Karena situasi dunia ini menurut Pak Jokowi di setiap kesempatan kunjungan beliau, selalu melaporkan keadaannya buruk dan bahkan tahun depan akan gelap,” imbuhnya.

Dia mengatakan, apapun alasan Jokowi terkait kondisi yang tidak stabil saat ini, jangan dijadikan pembenaran bahwa kerja politiknya selama menjabat di periode kedua yang dianggap buruk di mata rakyat menjadi pemakluman.

Dalam pandangan Effendi, masyarakat tidak akan peduli bagaimana keadaan politik ekonomi dunia.

"Orang enggak akan pernah excuse (memafkan) akan menyatakan iya pak, itu karena dunia itu karena Rusia karena Taiwan, karena pandemi. Enggak akan ada,” katanya.

Effendi menuturkan di sisa waktunya saat ini, Jokowi harus mampu memberikan warisan terbaik untuk bangsa Indonesia, dan memenuhi janjinya terdahulu.

"Mungkin sampai 14 februari 2024 gunakan ya wake up bangun wujudkan trisakti itu, wujudkan nawacita itu wujudkan poros maritim itu wujudkan janji-janji yang berbasis aliran Soekarnoisme itu,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Presiden Jokowi