Hikmah
Hikmah

Selasa, 28 Juni 2022 11:52

Strategi BI Agar Staglasi Tak Sentuh Indonesia

Strategi BI Agar Staglasi Tak Sentuh Indonesia

Destry mengatakan, setidaknya ada tiga langkah yang akan ditempuh oleh BI untuk mencegah dampak stagflasi menyentuh Indonesia.

BUKAMATA - Kondisi ekonomi dunia yang sedang dibayang-bayangi Staglasi juga menjadi momok yang mengancam Indonesia. Bank Indonesia selaku regulator moneter di Indonesia, mengaku akan bekerja ekstra untuk menjaga perekonomian domestik dari risiko stagflasi

Stagflasi adalah kondisi di mana inflasi melonjak tajam namun pertumbuhan ekonomi malah melambat. 

"Dari BI kami akan waspadai tekanan inflasi dan dampak ekspektasi inflasi. Kami akan gunakan all out kebijakan yang kami memiliki," ujar Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti di Gedung DPR RI, Senin (27/6/2022) seperti dikutip dari CNN Indonesia. 

Destry mengatakan, setidaknya ada tiga langkah yang akan ditempuh oleh BI untuk mencegah dampak stagflasi menyentuh Indonesia.

Pertama, menjaga inflasi inti tetap di bawah 3 persen. Saat ini inflasi ini berada di level 2,6 persen dan inflasi secara umum 3,55 persen pada Mei 2022.

Kedua, BI akan menaikkan suku bunga acuan jika terjadi lonjakan inflasi inti. Namun, hingga bulan ini diperkirakan inflasi inti akan tetap berada di bawah 3 persen.

"Kami akan melakukan penyesuaian suku bunga apabila ada kenaikan inflasi inti," kata dia.

Ketiga, BI akan memperkuat koordinasi dengan tim pengendalian inflasi (TPI) baik di pusat maupun di daerah. Ini untuk menjaga agar tidak ada lonjakan inflasi terutama dari harga bergejolak.

"BI juga memperkuat kebijakan dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah," pungkasnya.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Bank Indonesia #Stagflasi

Berita Populer