Rusia Lepaskan Rudal Hipersonik ke Ukraina 2 Hari Terakhir
Orang-orang dikhawatirkan terperangkap di bawah puing-puing gedung sekolah di Mariupol, kata dewan kota, tetapi tidak ada informasi segera mengenai jumlah korban.
BUKAMATA - Rusia telah meluncurkan serangan rudal hipersonik ke Ukraina secara berturut-turut dalam dua hari terakhir. Senjata yang dikenal sebagai Kinzhal atau belati itu menghantam depot bahan bakar Ukraina di dekat pelabuhan Laut Hitam Mykolaiv.
Hal itu diungkapkan pejabat kementerian pertahanan Rusia, dikutip dari Sky News, Senin (21/3/2022).
Ini adalah hari kedua berturut-turut bahwa Rusia mengatakan telah menggunakan rudal, yang mampu menyerang target 1.250 mil jauhnya dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara.
Dalam serangan terpisah, sebuah sekolah seni tempat 400 orang berlindung di Mariupol dihancurkan dan pihak berwenang di Kharkiv mengatakan sedikitnya lima warga sipil, termasuk seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun, tewas oleh tembakan Rusia.
Orang-orang dikhawatirkan terperangkap di bawah puing-puing gedung sekolah di Mariupol, kata dewan kota, tetapi tidak ada informasi segera mengenai jumlah korban.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pengepungan Mariupol adalah teror yang akan diingat selama berabad-abad yang akan datang.
News Feed
RMS Jadi Magnet Gelombang Kader Baru, Lutfi Halide dan Rezki Mufliati Gabung PSI
31 Januari 2026 16:43
APCAT Summit, Hasanuddin CONTACT Dorong Program Pengendalian Tembakau di Kota Makassar
31 Januari 2026 15:51
Berita Populer
31 Januari 2026 08:38
31 Januari 2026 08:47
31 Januari 2026 11:46
31 Januari 2026 12:32
31 Januari 2026 14:13
