BALI, BUKAMATA - Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Senin (21/2/2022). Rombongan yang dipimpin Ridwan Bae meninjau kesiapan pihak bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali jelang pertemuan G-20 tahun ini.
Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi mengatakan, Indonesia yang dipercaya menjadi presidensi G-20 perlu persiapan yang matang. Salah satu yang menjadi perhatian komisi V adalah bandara.
"Sebagai gerbang udara, bandara harus memberikan pelayanan maksimal kepada tamu negara ini. Bukan hanya pelayanan pada orangnya tapi juga barang. Jangan sampai muncul kejadian barang terlantar atau rusak karena kesalahan pelayanan," katanya.
Untuk kebutuhan pembenahan bandara, Anggota Fraksi Partai Golkar ini berharap Angkasa Pura bisa menalangi dan tidak membebani APBN.
Seperti diketahui sebelumnya, Angkasa Pura I meminta anggaran lebih kurang Rp140 miliar untuk kebutuhan KTT G-20.
"Sebagai BUMN kelas satu, kami di Komisi V meminta Angkasa Pura untuk memenuhi sendiri kebutuhan anggaran dan tidak lagi membebani APBN. Apalagi, kondisi keuangan negara masih terganggu penanganan Covid-19," katanya.
Selain meninjau bandara, komisi V DPR juga melakukan kunjungan ke sejumlah tempat di Bali. Salah satu tugas yang dibebankan ke mita komisi V yakni Kementerian PU adalah mempercantik Bali.
Kementerian PU akan mempercantik sejumlah infrastruktur dan tempat umum di Bali. "Semoga kegiatan ini bisa memberikan dampak yang besar tidak hanya bagi nama Indonesia, tapi juga memberi efek ekonomi pada warga Bali yang sebelumnya terdampak pandemi," tutupnya.
BERITA TERKAIT
-
Guyur Program Bedah Rumah, Irigasi, Hingga Pamsimas, Warga Biringbulu Ucapkan Terima Kasih ke Hamka B Kady
-
Cegah Kecelakaan Kereta Api, Hamka B Kady Dorong Pemerintah Anggarkan Penyelesaian Perlintasan Sebidang
-
Hamka B Kady Resmikan Program PISEW di Takalar, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Desa
-
Jalankan Fungsi Pengawasan, Hamka B Kady Pastikan Pembangunan Infrastruktur Bermanfaat untuk Masyarakat
-
Program Bedah Rumah Hamka B Kady Jangkau Daerah Kepulauan Selayar, Tingkatkan Kualitas Hunian Layak Bagi Warga Berpenghasilan Rendah