Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Minggu, 06 Februari 2022 21:13

Penandatanganan kerjasama antara Maluku dan Sulsel, yang berlangsung pada acara Forum Bisnis dan Investasi, yang digelar Pemprov Maluku di Makassar, Sabtu 5 Februari 2022. (*)
Penandatanganan kerjasama antara Maluku dan Sulsel, yang berlangsung pada acara Forum Bisnis dan Investasi, yang digelar Pemprov Maluku di Makassar, Sabtu 5 Februari 2022. (*)

Nelayan Sulsel Kini Bisa Tangkap Ikan di Perairan Maluku

Kerja sama ini memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan bagi seluruh nelayan, termasuk dari nelayan patorani yang akan memasuki wilayah Maluku.

MAKASSAR, BUKAMATA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan penandatanganan kerjasama bersama Pemerintah Provinsi Maluku, tentang pengembangan empat sektor. Salah satunya, dalam sektor kelautan dan perikanan.

Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sulsel, Sulkaf S Latief, menyampaikan, kerjasama tersebut mengenai perjanjian nelayan andon. Yakni nelayan yang melakukan penangkapan ikan di luar daerah asalnya, baik secara tetap maupun tidak dalam kurung waktu tertentu.

"Nelayan Sulsel dapat melakukan penangkapan di wilayah Maluku, serta sebaliknya," kata Sulkaf, Minggu, 6 Februari 2022.

Ketua Aliansi Nelayan Patorani, Rizal Deng Sewang, mengatakan, kerja sama ini memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan bagi seluruh nelayan, termasuk dari nelayan patorani yang akan memasuki wilayah Maluku.

"Kerjasama ini juga menjadi penanda terbukanya akses wilayah yang semakin luas bagi nelayan patorani, untuk mencari sumber tangkapan ikan sebagai mata pencaharian di Perairan Maluku," ujarnya.

Diketahui, penandatanganan kerjasama tersebut berlangsung pada acara Forum Bisnis dan Investasi, yang digelar Pemprov Maluku di Makassar, Sabtu 5 Februari 2022. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Nelayan Sulsel #Pemprov Sulsel #Andi Sudirman Sulaiman