Hadiri Mappadendang di Desa Lise, Bupati Sidrap Tegaskan Tradisi dan Pertanian Harus Tumbuh Bersama
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menghadiri pesta panen Mappadendang di Desa Lise dan menegaskan pentingnya menjaga tradisi sekaligus memperkuat sektor pertanian.
SIDRAP, BUKAMATANEWS – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa pelestarian budaya dan kemajuan sektor pertanian harus berjalan beriringan. Komitmen itu disampaikannya saat menghadiri pesta panen Mappadendang di Desa Lise, Kecamatan Panca Lautang, Ahad (26/7/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Sidrap itu disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Suasana penuh kegembiraan mewarnai pesta panen sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian yang melimpah pada musim panen tahun ini.
Tak sekadar menghadiri seremoni, Syaharuddin Alrif turut larut dalam prosesi adat Mappadendang dan tradisi mattojang bersama masyarakat. Kedua tradisi tersebut menjadi simbol rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil panen sekaligus wujud pelestarian budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Pesta panen tahun ini mengusung tema "Menjaga Tradisi, Merajut Kebersamaan, dan Membangun Sinergi antara Masyarakat dan Pemerintah untuk Mewujudkan Sidrap sebagai Lumbung Beras Nasional."
Bagi Pemerintah Kabupaten Sidrap, tema tersebut tidak sekadar menjadi slogan, tetapi mencerminkan semangat menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif mengapresiasi masyarakat Desa Lise yang tetap konsisten mempertahankan tradisi Mappadendang di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, Desa Lise layak menjadi contoh bagi desa-desa lain di Sidrap dalam menjaga tradisi sebagai perekat kebersamaan sekaligus bentuk rasa syukur atas nikmat hasil panen.
"Orang Lise harus menjadi contoh pesta panen di Sidrap. Tradisi seperti ini harus terus dijaga karena bukan hanya melestarikan budaya, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat," ujar Syaharuddin.
Ia menilai keberhasilan panen yang dirasakan masyarakat Desa Lise menjadi bukti bahwa sektor pertanian masih menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat Sidrap.
Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur dan berbagai program yang mendukung produktivitas petani.
Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan 14 program prioritas Pemerintah Kabupaten Sidrap yang kini telah memasuki tahap implementasi di berbagai sektor.
Ia memastikan pembangunan infrastruktur di Desa Lise menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.
"Alhamdulillah, 14 program kerja sudah berjalan. Tinggal proses pelaksanaannya yang terus kita tuntaskan. Insya Allah, khusus untuk Desa Lise, pembangunan jalan akan mulai dikerjakan tahun depan," katanya yang disambut tepuk tangan warga.
Momentum pesta panen juga diwarnai penyerahan santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp42 juta kepada istri seorang petani yang meninggal dunia. Bantuan tersebut menjadi bentuk perlindungan sosial bagi keluarga pekerja di sektor pertanian.
Bagi Pemerintah Kabupaten Sidrap, kehadiran dalam pesta panen bukan sekadar memenuhi undangan masyarakat, tetapi juga menjadi wujud komitmen untuk terus mendampingi petani melalui pembangunan infrastruktur, penguatan perlindungan sosial, serta pelestarian tradisi yang menjadi identitas daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Sidrap Daerah Pemilihan II Ruslan, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Andi Safari Renata, Camat Panca Lautang Muhammad Basri, Kepala Desa Lise, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.
