JAKARTA - Sebuah penerbangan nonreguler pengangkut barang atau kargo asal China, diduga tiba di Indonesia tanpa pemberitahuan ke Imigrasi Indonesia. Padahal, pesawat kargo tersebut megangkut pesawat yang dibeli oleh salah satu maskapai di Indonesia.
Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Romi Yudianto mengatakan, kejadian tersebut sebenarnya terjadi pada Kamis, 20 Januari lalu. Pesawat kargo asa China tersebut tiba sekitar pukul 15.25 Wib.
"Penerbangan tersebut merupakan penerbangan non-regular pengangkut barang atau cargo di bawah tanggung jawab sebuah PT berinisial URI. Saat itu telah tiba dua orang warga negara Tiongkok yang merupakan kru alat angkut CP Airlines dengan nomor penerbangan CYZ25," kata Romi dalam keterangan pers, Minggu, 23 Januari 2022.
Romi menuturkan pihak maskapai atau penanggung jawab sebelum tiba di Indonesia seharusnya wajib memberi tahu otoritas di bandara yang dituju 48 jam sebelum kedatangan. Selain itu harus juga menyerahkan daftar penumpang dan awak alat angkut untuk diserahkan kepada pejabat imigrasi.
"Yang bersangkutan merupakan subjek penerbangan non-regular, dan harus memberitahukan kedatangannya sebelum tiba di Indonesia, saat ini sedang dalam proses tindak lanjut," jelasnya.
Jika pelanggaran tersebut terbukti, PT URI selaku penanggung jawab alat angkut dapat dikenai sanksi sesuai peraturan dan perundang-undangan terkait keimigrasian yang berlaku. Pihaknya telah melakukan proses tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 44 Tahun 2015, khususnya pasal 4.
"Jika memang ditemukan pelanggaran, maka terhadap awak alat angkut tersebut akan dilakukan proses selanjutnya, dan sebagaimana tertera pada Permenkumham No. 44 Tahun 2015, pasal 115, awak alat angkut yang merupakan orang asing tersebut sedang dalam proses tindak lanjut di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Soekarno-Hatta," jelasnya.
BERITA TERKAIT
-
Sempat Terendam Banjir, Akses ke Terminal 2 Bandara Soetta Kembali Normal
-
Libur Nataru 2024/2025: 8 Bandara Utama di Indonesia Diprediksi Super Sibuk
-
Gelombang Panas Ekstrem Melanda China Timur: Kehidupan Sehari-Hari Terganggu
-
Termasuk Makassar, Ini Top 5 Rute Domestik Tersibuk dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta Sepanjang Nataru
-
Meski Dilarang PBB Pejabat-pejabat Tiongkok, Rusia dan Korut tetap Asik Saksikan Parade Rudal Nuklir