JAKARTA, BUKAMATA -- Partai politik saat ini sudah tidak lagi menjadi organisasi intelektual bagi masyarakat. Melainkan, telah menjadi power trader dan power dealer.
Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah dalam acara diskusi virtual Gelora Talk bertemakan Menakar Reformasi Sistem Politik Indonesia, Apakah Mungkin Jadi Gelombang?, Rabu (5/1/2022).
“Jadi, hari-hari itu mereka kerjaannya mengexchange kekuasaan, ide-idenya sudah mulai hilang,” kata Fahri Hamzah.
Mantan Wakil Ketua DPR RI ini mengatakan bahwa partai politik yang memiliki ide brilian hanya sebatas pemanis, namun ketika telah berkuasa ide-ide tersebut hanyalah isapan jempol semata.
“Ide-idenya hanya gincu dan pelangkap saja tapi pada dasarnya yang ideal itu hilang ,”imbuhnya.
Menurutnya, berbicara mengenai calon presiden yang ditawarkan partai politik di parlemen, bukanlah sebagai ide untuk membangun bangsa.
“Nanti kita bicara tentang calon presiden yang bukan ide lagi yang dijual menawarkan bahwa sayya punya uang dan saya punya bohir kria2 begitu yang sekarang terjadi,” tutupnya.(*)
TAG
BERITA TERKAIT
-
Parpol Jadi Episentrum Korupsi di Indonesia
-
Jubir Andi Sudirman-Fatma Sebut Unggul Survei Alasan Parpol Merapat
-
Pemilu 2024: Tiga Besar Partai yang 'Beradu Kuat' Menurut Pendiri KedaiKOPI
-
Ada Nama Mantan Narapidana di Daftar Bacaleg Lutra, Ini Kata KPU
-
Kader Muhammadiyah Diharapkan tidak Anti dan Elergi Politik