Ulfa
Ulfa

Minggu, 12 Desember 2021 14:54

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Sri Mulyani Prediksi Posisi Teller di Bank Bakal Hilang

Sri Mulyani Indrawati mengatakan, fenomena perkembangan digital yang pesat ini bisa berdampak pada perbankan yang menyediakan jasa layanan teller.

BUKAMATA - Era digitalisasi membuat posisi teller di bank bakal hilang atau tergantikan dengan teknologi. Bahkan dalam data OJK, dari 2017 sampai Agustus 2021 terdapat sejumlah 2.593 kantor cabang bank sudah tutup imbas digitalisasi.

Saat ini sektor keuangan termasuk perbankan juga menjadi salah satu sektor yang mengalami transformasi bisnis teknologi digital.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, fenomena perkembangan digital yang pesat ini bisa berdampak pada perbankan yang menyediakan jasa layanan teller.

"Saya melihat teknologi digital akan growing luar biasa. Karena generasi muda terbiasa hidup dengan digital jadi buat mereka pergi ke bank tidak lagi bertemu langsung dengan teller. Itu striking very fast by 2045," ujar Sri dalam acara Indonesia Fintech Summit 2021 secara virtual, Sabtu (11/12/2021).

Menurut Sri Mulyani, fenomena ini sudah terjadi di wilayah Eropa. Bahkan, jika orang-orang di sana ingin dilayani, mereka harus membayar dengan sangat mahal. "Bahkan saya dengar di Eropa pergi ke bank mau dilayani personal bayar mahal sekali," katanya.

Perkembangan teknologi digital yang pesat ini akan menjadi ancaman bagi pihak-pihak yang tidak melek teknologi. Dia khawatir karena kemungkinan mereka bisa kesepian di masa depan.

"Saya khawatir pada 2045 banyak orang yang kesepian karena mereka tidak masuk ke 3D virtual dan dia left out di reality. Ini yang perlu kita lihat," bebrnya dilansir detikcom.

Maka dari itu, dia menekankan bahwa pemerintah dan industri terus menyiapkan kebijakan dalam memproteksi dan menyiapkan kecepatan teknologi digital ke depan dengan banyaknya manfaat yang ada dari teknologi ini.

"Digital ini lot of opportunities dalam berbagai hal, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, semuanya bisa diubah dengan digital teknologi. Dari sisi pemerintah akan terus belajar industrinya sendiri untuk bisa formulasi flexible enough, dinamis enough, memproteksi yang paling lemah itu konsumen maupun data," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Bank #Teller Bank