Lima Gerai KDKMP Makassar Masuk Kategori Layak dengan Catatan, Apa Saja Kekurangannya?
29 Oktober 2026 13:15
Tingginya SILPA di tahun 2021 ini, juga dibenarkan oleh Plt. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Helmy Budiman. Menurut Helmy, tingginya SILPA salah satunya disebabkan oleh kondisi pandemi saat ini.
MAKASSAR, BUKAMATA - Serapan anggaran oleh Perangkat Daerah, dinilai sangat rendah. Akibatnya, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) untuk tahun anggaran 2021 ini diprediksi bisa mencapai Rp 800 miliar. Hal ini dikemukakan oleh Walikota Makassar, Muhammad Ramdhan Pomanto beberapa waktu lalu.

Tingginya SILPA di tahun 2021 ini, juga dibenarkan oleh Plt. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Helmy Budiman. Menurut Helmy, tingginya SILPA salah satunya disebabkan oleh kondisi pandemi saat ini katanya, Kamis (9/12/2021).
"Berbicara masalah realisasi anggaran 2021 tidak lepas dari kondisi saat ini. Memang kalau kita lihat kondisi saat ini, kita masih dalam tahapan penanganan Covid-19," ungkapnya.
Meski pembelanjaan atau realisasi anggaran rendah, lanjut Helmy, pihaknya hingga akhir tahun anggaran ini masih tetap memaksimalkan pembelanjaan, utamanya pos-pos yang dianggap mendesak.

"Yang pertama, yang berkaitan dengan Covid. Yang kedua, belanja-belanja yang kita dorong untuk memajukan ekonomi," jelasnya.
Helmy menyebut, sejumlah belanja yang tidak berkaitan langsung dengan kedua hal tersebut sengaja ditahan untuk tetap menjaga cash flow Pemkot Makassar. "Belanja-belanja yang tidak berkaitan langsung, itu pasti kita hold, karena memang kita harus mengatur arus kas anggaran daerah kita itu, tersedia selalu dananya," pungkasnya.
29 Oktober 2026 13:15
29 Oktober 2026 11:11
29 Oktober 2026 11:11
29 Oktober 2026 09:34
29 Oktober 2026 10:53
29 Oktober 2026 10:59