Aswad Syam
Aswad Syam

Selasa, 07 Desember 2021 08:28

Warga Puri Pattene, Andi Muh Yunus, berdiri di depan rumahnya yang kebanjiran.
Warga Puri Pattene, Andi Muh Yunus, berdiri di depan rumahnya yang kebanjiran.

Makassar Dikepung Banjir, Begini Arahan Danny Pomanto

Banjir mengepung Kota Makassar. Beberapa warga mengungsi di pagi buta.

MAKASSAR, BUKAMATA - Curah hujan yang tinggi, tiada henti mengguyur Kota Makassar. Beberapa titik di Kota Daeng ini digenangi banjir. Bukan cuma permukiman warga, banjir juga menggenangi beberapa ruas jalan.

Pantauan Bukamatanews.id, banjir menggenangi ruas jalan di Jl AP Pettarani, sebagian di Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Sunu, jalan arteri tol.

Sedangkan permukiman warga, antara lain, di Perumahan Kodam, Paccerakkang, juga Puri Pattene Permai.

Di Puri Pattene Permai, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, air yang naik pada tengah malam, membuat beberapa warga mengungsi pada Selasa dini hari, 7 Desember 2021.

"Air di sini sudah tinggi sekali. Kami sudah mengarahkan warga untuk mengungsi ke tempat yang aman. Tim SAR juga sudah tiba," ujar Andi Muh Yunus, salah seorang warga Puri Pattene. 

Ketinggian air di jalanan perumahan yang berbatasan dengan Kabupaten Maros itu, sudah mencapai pinggang orang dewasa. Beberapa warga kebingungan mencari tempat mengungsi. Pasalnya, masjid yang tahun lalu jadi tempat mengungsi, sudah dimasuki air.

Mobil warga memadati gerbang perumahan. Hingga meluber ke depan minimarket di jalan poros Pattene. Banyak mobil juga yang tergenang air.

Sebelumnya, BMKG memprediksi cuaca ekstrem akan menimpa wilayah Sulawesi Selatan hingga 7 Desember 2021. Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, mengimbau warga tetap waspada banjir dan bencana.

Danny melihat, wilayah Paccerakkang Daya sudah ada perubahan. Kalau dulu kata dia, hujan sedikit saja membuat daerah ini banjir, sekarang kata dia agak membaik. Itu lanjut Danny, karena pengerukan drainase yang terus dilakukan.

#Banjir #Makassar

Berita Populer