Ibnu Kasir Amahoru
Ibnu Kasir Amahoru

Kamis, 11 November 2021 22:40

Kapolres Palopo, Alfian Nurnas.
Kapolres Palopo, Alfian Nurnas.

Polisi Identifikasi Pelaku Pembunuhan dalam Bentrok Mancani

Polisi telah mengindentifikasi pelaku yang menembakkan senjata api rakitan ke tubuh korban.

PALOPO, BUKAMATA - Pihak kepolisian bergerak cepat untuk mencari dalang dari bentrok Mancani, Kota Palopo yang menewaskan satu orang warga.

Kapolres Palopo, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Alfian Nurmas mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kejadian tersebut.

Bahkan katanya, polisi telah mengindentifikasi pelaku yang menembakkan senjata api rakitan ke tubuh korban.

“Kami berkerja ekstra keras mengenai permasalahan bentrok yang menyebabkan warga meninggal dunia. Beberapa saksi telah kami periksa. Kami juga telah mengidentifikasi pelakunya,” jelas Alfian Nurnas, Kamis 11 November 2021.

Tidak hanya itu, dirinya juga menampik informasi yang menyebutkan jika bentrokan yang terjadi tepat di Hari Pahlawan itu menelan dua korban jiwa.

“Korban jiwa satu orang. Korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga,” katanya.

Sekedar informasi, jenazah korban bentrok di Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Haikal (17) telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mancani, Kamis 11 November 2021 siang.

Proses pemakamannya dikawal ketat personil Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan. Hal itu dilakukan untuk menghindari bentrok susulan.

Sebelumnya diberitakan, Satu orang warga meninggal dunia dalam bentrokan yang terjadi di Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Rabu 10 November 2021.

Korban diketahui bernama Haikal. Ia diduga terkena senjata api rakitan papporo saat bentrokan terjadi.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Telluwanua, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Idris yang dikonfirmasi awak media membenarkan hal tersebut.

“Iya benar, ada satu warga yang meninggal akibat bentrok tadi,” kata Idris.

Lebih jauh, dirinya mengatakan jika saat ini kondisi di wilayah tersebut sudah mulai kondusif. “Saat ini keadaan sudah mulai aman dan sudah dikendalikan aparat,” bebernya.

 

Penulis: Hamka

#Pembunuhan

Berita Populer