Aswad Syam
Aswad Syam

Rabu, 27 Oktober 2021 23:46

Lokasi pembunuhan pensiunan guru di Pangkep.
Lokasi pembunuhan pensiunan guru di Pangkep.

Pelaku Pembunuhan Pensiunan Guru di Pangkep Diduga Tewas Tenggelam, Sempat Ditembak Sebelum Terjun ke Sungai

Pelaku pembunuhan pensiuan guru di Pangkep, Sulsel, meloncat ke sungai usai ditembak oleh Kapolsek Labakkang. Dia diberi tindakan tegas karena masih memegang parang. Pelaku diduga tenggelam di sungai.

PANGKEP, BUKAMATA - Pelaku pembunuhan terhadap Matius (61), pensiunan guru di Pangkep, saat ini masih dalam pencarian.

Usai menghabisi nyawa korban Matius pada Rabu sore tadi di sebuah rumah makan di Ma'rang, Pangkep, Sulsel, pelaku sempat melarikan diri ke pinggir sungai di belakang rumah makan.

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Agoeng Kurniawan kepada Bukamatanews.id, mengatakan, saat itu Kapolsek Labakkang, sempat memberikan tindakan tegas dan terukur pada bagian tubuh untuk melumpuhkan. Karena pelaku masih memegang parang. Namun usai ditembak, pelaku melompat ke sungai.

“Untuk saat ini kami belum mengetahui, apakah pelaku ini tenggelam karena tidak tahu berenang atau karena luka tembakan saat diberikan tembakan oleh Kapolsek,” jelasnya.

Saat ini, warga dan personel dari Polsek Labakkang dan Polsek Ma'rang, masih sementara melakukan pencarian terhadap pelaku yang diduga tewas tenggelam.

"Ya, saat ini di sekitar TKP, personel Polri dari SPKT, Polsek Labakkang dan Polsek Ma'rang sementara melakukan pencarian terhadap pelaku,” tambahnya.

Kombes Agoeng mengatakan, saat itu korban yang bernama Matius, sedang makan sekeluarga di gasebo. Tiba-tiba pelaku datang. Dia melototkan mata sambil menghunus parang.

“Untuk kejadian di wilayah Ma’rang. Dan untuk saat ini pelaku masih diduga mengalami gangguan jiwa, korbannya Matius ditebas dan ditikam dan akhirnya meninggal di rumah sakit,” terangnya.

Kombes Agoeng mengemukakan, saat kejadian korban berlari ke belakang rumah makan tersebut, dan masih dikejar oleh pelaku.

Pada saat menemui jalan buntu, korban nekat melawan demi melindungi istri, anak dan cucunya. Korban mendorong pelaku hingga terjatuh ke empang. Nahas, korban terpeleset dan ikut terjatuh ke empang. Saat akan naik ke pematang, korban ditikam dan ditebas pelaku. Tiga kali.

Usai itu, pelaku melarikan diri ke pinggir sungai, di belakang rumah makan. Saat itulah diberi tindakan tegas dan terukur. Namun, usai terkena tembakan, pelaku meloncat ke sungai.

Menurut Kabid Propam Polda Sulsel ini, Kapolsek Labbakkang saat itu memberikan tindakan tegas, karena pelaku masih memengang benda tajam yang ia gunakan untuk melukai korbannya yang hingga membuat nyawa korbannnya melayang.

“Saat di sungai pelaku diberikan tindakan tegas karena pelaku masih memengang parangnya, maka dari itu diberikan tindakan tegas, hingga saat pelaku ini masih dalam pencarian,” pungkasnya.

Pembunuhan sadis ini terjadi di Rumah Makan Dermaga yang berada di Jalan Poros Pangkep-Barru, pelaku belum diketahui identitasnya.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan menyampaikan, aparat Kepolisian Polres Pangkep terus melakukan penyelidikan kasus penganiayaan yang menewaskan pensiunan guru di Pangkep itu.

“Memang betul, Kejadian tersebut terjadi di Rumah Makan Dermaga Empang jalan poros Makassar-Pare Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep, Rabu, 27 Oktober 2021, pukul 16.20 Wita,” ujarnya.

Kombes Pol E. Zulpan mengatakan, korban merupakan pensiunan guru yang beralamat di Kampung Gellengnge, Kelurahan Ma'rang, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep.

Penulis: Maulana

#Pembunuhan #Pangkep

Berita Populer