Aswad Syam
Aswad Syam

Jumat, 08 Oktober 2021 15:45

Kassubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan (tengah) bersama jajarannya memperllihatkan barang bukti uang palsu.
Kassubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan (tengah) bersama jajarannya memperllihatkan barang bukti uang palsu.

Polres Gowa Bekuk Pengedar Uang Palsu Asal Riau

Seorang pria asal Pekanbaru Riau, dibekuk di wilayah hukum Polres Gowa. Dia membuat dan mengedarkan uang palsu.

GOWA, BUKAMATA - Haris (28) ditetapkan sebagai tersangka. Pria asal Pekanbaru, Riau itu, diringkus personel Polres Gowa karena membuat sekaligus mengedarkan uang palsu.

Dari gelar perkara Polres Gowa, Jumat, 8 Oktober 2021, Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengatakan, dalam melakukan kejahatannya, pelaku membeli print lalu meng-copy uang asli kemudian dicetak. 

"Pelaku ini sudah berhasil mencetak uang palsu sebanyak 34 lembar pecahan Rp100.000," ujar AKP Mangatas Tambunan.

AKP Mangatas menambahkan, penangkapan berawal saat pelaku menuju ke Patalassang, Gowa, untuk mentransfer uang palsu itu di BRILink senilai Rp1 juta.

Saat akan ditukarkan, pihak BRILink mencurigai uang dari Haris ini. Dan benar saja. Setelah diteliti dan diperiksa, ternyata uang tersebut palsu. 

"Pelaku ingin melakukan setor tunai ke rekeningnya sendiri, melalui BRILink, tapi korban ini curiga dengan uang pelaku akhirnya korban melapor dan pelaku diamankan di lokasi itu juga," ujarnya.

Pelaku kata AKP Mangatas, nekat melancarkan aksinya karena faktor ekonomi. Pelaku mencetak uang di sebuah indekos milik rekannya. Dia mencetak uang sendiri tanpa ada keterlibatan orang lain.

AKP Mangatas menambahkan, pelaku mengedarkan uang palsu itu dengan cara membeli bahan pokok untuk kebutuhan sehari-hari ke warung. Sehingga, kembalian uang palsu tersebut tertukar dengan uang asli. 

"Jadi pelaku tahu cara membuat uang palsu dengan belajar lewat YouTube, Kemudian pelaku ini meng-copy uang asli lalu dicetak dengan print," terang AKP Mangatas Tambunan. 

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa 34 lembaar uang palsu pecahan Rp100 ribu, sebuah printer, kartu ATM dan sebuah handphone yang dibeli dari uang palsu itu. 

Pelaku kini diamankan di Mapolres Gowa dan dijerat dengan Pasal 36 ayat (1) dan (3) Undang-Undang (UU) Republik Indonesia no.7 tahun 2011 tentang mata uang jo pasal 244 KUHP.

Penulis: Maulana

#Uang Palsu #Gowa

Berita Populer