Ibnu Kasir Amahoru
Ibnu Kasir Amahoru

Senin, 20 September 2021 23:08

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Heboh Siswa Dikurung di Dalam Kelas, Oknum Guru di Bone Diduga Gangguan Jiwa

Andi Fajaruddin mengatakan pasca insiden tersebut viral, pihaknya langsung melakukan pengecekan. Rupanya kejadian tersebut ternyata benar terjadi pada 16 September 2021.

BONE, BUKAMATA - Masyarakat Kabupaten Bone baru-baru ini dihebohkan dengan postingan media sosial yang mengatakan adanya siswa SMP diduga disekap oleh gurunya di dalam kelas.

Dalam postingan yang diunggah oleh pemilik akun Eddha Sikki pada Jumat (17/9/2021) itu, dia menuliskan bahwa "Semoga saja bisa sampe ke Telinga Kadis Pendidikan Kabupaten Bone, bahwa seorang guru mengurung muridnya dari jam 7 sampai jam 3 sore sehingga para murid kelaparan bahkan ada yg hampir pingsan,,,tanpa ada alasan yg jelas..tepatnya SMP Mario kec Dua Boccoe Kab Bone".

Postingan tersebut pun mengundang komentar dari para netizen. Mereka meminta terduga pelaku dilaporkan ke polisi.

"Dipolisikan saja langsung, tidak usah di posting," tulis pemilik akun Erwin Khaerul

"Untung bukan anak saya yang digitukan, kalau anak saya yang di gitukan pasti sudah cuti hidup," Tulis Putra Bola Putra Bola.

Terpisah, Pelaksana Tugas Dinas Pendidikan Bone, Andi Fajaruddin pasca insiden tersebut viral, pihaknya langsung melakukan pengecekan.

Rupanya, kata dia, kejadian tersebut ternyata benar terjadi pada 16 September 2021. Namun perlu diluruskan bahwa kejadian itu bukan disekap, melainkan guru bersama siswanya berada di dalam kelas dan berceramah sampai pukul 15:00 wita.

"Saya langsung panggil kepala sekolahnya tadi dek setelah kita sampaikan ke saya, dan Kepseknya sudah melaporkan ke kami secara lengkap," kata Andi Fajaruddin, Senin (20/9/2021).

Fajaruddin menjelaskan, kejadian itu berawal saat para pelajar ini sedang persiapan untuk pulang, namun seorang guru bernama Usman masuk ke dalam kelas untuk memberikan ceramah hingga pukul 15.00 Wits. Di luar kelas, para orang tua siswa berdatangan untuk mengecek anak-anaknya.

Selama dalam rentang waktu pukul 11.00 hingga pukul 15.00, lanjut Fajaruddin, istri Usman yang kebetulan juga guru di sekolah tersebut bolak-balik untuk memperingatkan kepada suaminya agar para pelajar dipulangkan, namun malah direspon dengan menutup pintu dengan cara dibanting. Hal inilah yang membuat para pelajar ketakutan di dalam kelas.

"Jadi di dalam kelas itu bukan hanya kelas 7 tapi juga ada kelas 8 dan kelas 9, namun untuk yang kelas 8 dan 9 umumnya memaklumi keadaan itu sehingga tidak kaget dengan perlakuan guru tersebut, " ujar Andi Fajaruddin

Terkait adanya seorang pelajar yang hampir pingsan karena terlalu lama berada di dalam kelas dibenarkan Fajaruddin. Bahkan kata dia, siswa tersebut sempat dipapah keluar kelas.

"Oknum guru yang bernama Pak Usman ini diduga mengalami gangguan kejiwaan sehingga para orang tua pelajar memakluminya, yang bersangkutan merupakan guru mutasi dari Sulawesi Tengah sejak 2016, dan menurut informasi dari kepala sekolah dan pemindahannya dari tempat yang sebelumnya, memang sering berulah sehingga warga sekolah sana tidak menerima," tandasnya.

 

#Penganiayaan #Bone