Muh. Taufik
Muh. Taufik

Selasa, 14 September 2021 00:16

Sejumlah Desa di Kecamatan Dua Boccoe kembali terendam banjir pasca diterjang hujan deras 2 hari terakhir, bahkan airnya sampai para lutut anak-anak, Senin (13/9/2021)
Sejumlah Desa di Kecamatan Dua Boccoe kembali terendam banjir pasca diterjang hujan deras 2 hari terakhir, bahkan airnya sampai para lutut anak-anak, Senin (13/9/2021)

Curah Hujan Tinggi, 5 Desa di Bone Utara Terendam Banjir

Masyarakat yang ada di Kecamatan Dua Boccoe sudah menganggap banjir seperti iji hal biasa, pasalnya setiap tahun terjadi hal yang sama, dan ketika banjir kembali melanda.

BONE, BUKAMATA - Sejumlah Desa di Kecamatan Dua Boccoe kembali terendam banjir pasca diterjang hujan deras 2 hari terakhir, bahkan airnya sampai para lutut anak-anak, Senin (13/9/2021)

Camat Dua Boccoe Andi Musyafir yang dikofirmasi membenarkan hal tersebut dia mengatakan ada 5 desa yang sempat terendam banjir senin pagi tadi.

"Ada lima desa yang terendam air, yakni Desa Tocina, Tawaroe, Kampoti, Pakkasalo dan kelurahan Unnyi, " Kata Andi Musyafir

Lanjut kata dia, Saat ini kondisi air yang ada di beberapa Desa tersebut sudah mulai surut, berbeda dengan saat pagi hari karena ruas jalan Pakkasalo menuju Kampoti sempat terputus.

"Sekarang kondisi air sudah surut dan sudah bisa dilalui kendaraan meski masih ada sedikit air yang tergenang, "tambahnya

Menurut Musyafir daerah ini memang sudah menjadi langganan banjir setiap tahunnya, hal itu disebabkan karena beberapa desa tersebut berada dekat dari Sungai Walannae ditambah lagi dengan intesitas curah hujan yang tinggi.

Dia pun berharap agar cuaca kembali normal dan air sungai tidak meluap sehingga tidak menimbulkan banjir susulan lagi.

Sementara dari hasil pantauan sejumlah anak SD terpaksa harus menggulung celana saat berangkat ke sekolah. Beruntung nya genangan air tidak berlangsung lama.

Masyarakat yang ada di Kecamatan Dua Boccoe sudah menganggap banjir seperti iji hal biasa, pasalnya setiap tahun terjadi hal yang sama, dan ketika banjir kembali melanda. Warga terpaksa harus menggunakan perahu sampan untuk tetap beraktivitas.

"Sudah biasa kalau banjir seperti ini, bahkan tahun tahun sebelumnya lebih parah lagi dari hari ini karena harus menggunakan sampan untuk mengantar anak-anak ke sekolah, " Kata Ahmad Warga setempat.

#Kab Bone #Banjir