Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Seorang pengendara mobil menjadi korban kebrutalan pengantar jenazah di Makassar, Sulsel, tadi siang.
MAKASSAR, BUKAMATA - Rabu, 1 September 2021. Rombongan pengantar jenazah di Kota Makassar, kembali berulah. Mereka merusak sebuah mobil.
Kejadiannya pukul 10.30 Wita, di depan salah satu hotel di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.
Korbannya seorang pekerja proyek bangunan, bernama Arnis Tauviq Arsyad (39), beralamat Jl Abu Bakar Lambogo, Makassar.
Arnis menceritakan, saat itu dirinya sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di Kabupaten Maros. Dia mengendarai mobil putih miliknya.
Tiba-tiba dari arah belakang, terdengar sirine. Juga raungan kendaraan bermotor yang beradu dengan klakson. Disertai pula teriakan "minggir!!!" sembari mengayunkan bendera putih.
Arnis baru saja hendak meminggirkan mobilnya, ketika terdengar suara "bukk". Sebatang bambu mendarat di bodi mobilnya. Dipukulkan salah seorang pengantar jenazah.
"Jumlahnya mereka tidak sampai 10 orang. Mereka pun memukul mobil saya pakai bambu dan ada yang naik dan injak mobil saya hingga rusak di kaca dan spion," kata Arnis.
Arnis juga mengungkapkan, dirinya sempat mengira akan mati dikeroyok.
“Saya terus berdoa dalam mobil, dan alhamdulillah mereka pergi. Saya tidak terluka. Tapi saya sudah melapor ke polisi," tambahnya.
Peristiwa ini membuat korban trauma. Apalagi saat itu dirinya sendirian menuju ke Kabupaten Maros untuk bekerja.
Akibat kejadian tersebut, ia pun mendatangi Polsek Tamalanrea untuk melaporkan kejadian tersebut.
“Setelah saya dibuatkan surat laporan polisi, saya pun melanjutkan perjalanannya untuk kembali bekerja,” sambung Arnis via telepon.
Sementara itu, Kapolsek Tamalanrea, AKP Muhtari yang dikonfirmasi membenarkan korbannya sudah ke Polsek membuat surat pengaduan.
“Pengaduannya sudah kami terima dan saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut,” ungkap mantan Kasat Lantas Polres Luwu ini.
Mantan Kasat di Polres Bulukumba ini juga menambahkan, dengan kejadian ini, dia menghimbau bagi seluruh masyarakat Kota Makassar, agar saat mengantar jenazah tidak anarkis dan ugal-ugalan.
“Apabila itu terjadi, tentunya akan berurusan lagi dengan hukum,” pungkasnya.
Polisi kata AKP Muhtari, sedang melakukan penyelidikan untuk mengejar dan menangkap para pelaku.
Penulis: Maulana
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33