Redaksi
Redaksi

Senin, 16 Agustus 2021 16:43

Swab on the road yang digelar di perbatasan Makassar-Maros.
Swab on the road yang digelar di perbatasan Makassar-Maros.

Kasus Covid-19 Makassar Turun, Mobilitas Masyarakat Berkurang

Mobilitas masyarakat berkurang dengan adanya Swab on the road. Itu jadi pemicu turunnya angka penularan Covid-19 di Makassar.

MAKASSAR, BUKAMATA - Pemerintah Kota Makassar mengklaim, kasus Covid-19 turun. Kasus turun setelah adanya pemeriksaan swab on the road yang digencarkan hingga membuat mobilitas masyarakat berkurang.

"Kita tadinya posisi hitam menjadi kuning untuk pergerakan manusia, jadi jangan sampai puncaknya, hal ini meningkatkan mobilitas, karena sekarang dengan mobility, itu akan mampu menurunkan kasus terkonfirmasi," kata Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, dikonfirmasi, Senin (16/8/2021).

Kasus Covid-19 di Makassar sendiri masih terus bergerak, hanya saja terjadi dalam kondisi fluktuatif. Olehnya itu, ia meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi dalam 2 hari ini, dalam 3 hari ini, terjadi fluktuasi, angka-angka terkonfirmasi, tapi relatif turun, dari 148, 200, dan 300 akhirnya eskalasi sekarang cuman 150 sampai 300, biasanya 500 sampai 700 perhari, jadi yang pertama mobility berkurang, dari minus 8 jadi 22," jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Khadijah Iriani membenarkan kasus Covid-19 menurun di Makassar. Penurunan terjadi dalam sepekan ini.

"Kasus Covid-19 turun, iya kita ketahui bersama memang kasus Covid-19 di Kota Makassar itu masih berfluktuasi ya, tapi sudah dari tanggal 10, sampai hari ini sudah satu minggu, itu tidak lebih dari 350 per hari. Nah hari ini itu 232, 350 seperti itu, fluktuasinya jadi 200 sampai 300," kata Iriani.

Iriani mengatakan, masyarakat saat ini sudah sangat paham terkait bahaya penyebaran Covid-19 dan program vaksinasi. Namun masih ada di antaranya tetap tak patuh pada protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

"Penurunannya alhamdulillah kalau masyarakat itu sudah menyadari bahwa penularan itu, oleh karena ketidakpatuhan protokol kesehatan, yang kedua adalah vaksinasi, walaupun kita sudah divaksin tapi tetap mentaati protokol kesehatan," jelasnya.

"Tapi paling tidak, kalau pun kita terpapar, setelah kita divaksin, Insyaallah lebih kurang dibandingkan sebelumnya kita dilakukan vaksin," tambahnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Covid-19 di Makassar