MAKASSAR, BUKAMATA - Akun instagram @makassarstreet_fight sempat aktif, Jumat, 6 Agustus 2021 kemarin. Sempat menuliskan pengumuman, "Cari penantang dulu omku. Kalau ada semua mi penantang nya yg 3 ini baru open regis lagi. #bakurutta."
Ada juga postingan lainnya. Akun itu menjelaskan sebab naiknya harga tiket menonton tarung bebas Makassar Street Fight.
"Untuk teman-teman yang mengeluh tiket naik mi karna ada yang saya bayar orang untuk jaga lokasi dan pengintaian polis. Jadi saling mengeri mki saja toh untuk fasilitas ji ini om om ku," tulisnya.
Namun, pantauan Bukamatanews.id, Sabtu, 7 Agustus 2021, akun tersebut sudah hilang di laman pencarian. Di situ tertulis, "Sorry, this page isn't available."
Sekadar diketahui, akun ini sebelumnya sempat memposting adegan perkelahian jalanan di atas paving blok. Tanpa alat pengaman. Ditonton ratusan orang yang melingkar. Ada dua wasit. Salah satunya tampak memegang bendera merah.
Saat ini, Resmob Polda Sulsel dan Reskrim Polrestabes Makassar, masih memburu admin akun tersebut. Juga panitia penyelenggara ajang ilegal tersebut. "Masih lari dia, masih kabur. Maksudnya dia pindah-pindah rumah itu, masih di sini (Makassar)," ungkap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan.
Polisi sebelumnya sudah mengamankan 8 remaja. Dua merupakan petarung dan sudah ditetapkan tersangka. Enam lainnya penonton yang masih berstatus saksi.
Namun, karena masih di bawah umur, dan ancaman hukumannya di bawah lima tahun, kedua tersangka berikut saksi dipulangkan. Dua tersangka itu dikenakan wajib lapor dua kali seminggu.
"Iya, itu sudah kita pulangkan," ucap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Jamal Fathur Rakhman.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Sebelum Dipulangkan, 28 Penonton Tarung Bebas Makassar Salat Berjemaah Bareng Kapolres
-
Ini Selebgram Diamankan di Lokasi Tarung Bebas Makassar, Diduga Terlibat Panggil Petarung
-
Tak Jera, Aksi Tarung Bebas Makassar Kembali Digelar di Jl KH Agussalim
-
Ancaman Hukuman di Bawah 5 Tahun, Tersangka Tarung Bebas Dipulangkan
-
Dua Petarung Jalanan di Makassar Ditetapkan Tersangka, Panitia Masih Diburu