Aswad Syam
Aswad Syam

Rabu, 14 Juli 2021 11:59

Ilustrasi
Ilustrasi

Kronologi Gay Bunuh Pelanggannya karena Positif Covid-19

Seorang gay mencekik leher pelanggannya hingga tewas, setelah mengetahui korban terpapar Covid-19.

JAKARTA, BUKAMATA - AS (33) memiliki orientasi seks sesama jenis. Dia tega mencekik salah satu pelanggannya hingga tewas, karena ketahuan korban terpapar Covid-19. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (13/9/2021) membeberkan kronologinya.

Kejadiannya, Rabu, 7 Juli 2021. Korban berinisial IK (34), saat itu memanggil pelaku ke lantai 26 untuk dipijat. Pelaku dan korban berkenalan lewat aplikasi chat kalangan gay. Kebetulan, orientasi seks keduanya sama.

Pelaku lalu ke lantai 26 apartemen yang ditempati korban. Disepakati tarifnya Rp300 ribu.

Di tengah pekerjaannya, korban tiba-tiba mengaku terpapar Covid-19. Dan tengah menjalani isolasi mandiri di kamarnya. Marah karena tak diberitahu sebelumnya, pelaku lalu cekcok dengan korban. Berakhir saat pelaku mencekik korban hingga tewas.

Usai menghabisi nyawa korban, pelaku melarikan diri. Dia membawa lari tas milik korban yang berisi kartu kredit dan beberapa barang lain.

Kartu kredit itu dibelanjakan pelaku dengan membeli bermacam-macam barang. Di antaranya, ponsel, drone, dan ada beberapa barang lainnya. Total belanjaannya, Rp30 juta.

Pelaku lalu ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kompol Noor Marghantara, pada Minggu, 11 Juli 2021.

Menurut Kombes Yusri, pelaku adalah pegawai resepsionis di apartemen tempat tinggal korban.

Saat ini polisi masih mendalami kemungkinan motif lain di balik aksi pembunuhan itu. Pelaku kini ditahan atas dugaan tindak pidana pembunuhan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

#Gay #Pembunuhan