Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Selasa, 06 Juli 2021 18:41

INT
INT

Tertipu Arisan Online, Perempuan asal Bulukumba Rugi Puluhan Juta

Hanya empat bulan berjalan lancar, masuk bulan ke lima sudah tidak lagi dicairkan dari owner. Sistem pembayaran tiap bulan juga bermacam-macam, ada yang Rp 1 juta sampai Rp 2 juta bahkan Rp 5 juta sekali slot.

BULUKUMBA, BUKAMATA - Kasus penipuan berkedok arisan online terjadi di Kabupaten Bulukumba, Sulsel. Mereka menawarkan arisan uang yang ditukar dengan barang. Keuntungan yang ditawarkan pun tidak sedikit, bahkan berlipat ganda dari uang setoran arisannya.

Salah satu korbannya adalah Hijriani, warga Desa Batulohe, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba. Wanita ini harus kehilangan uang puluhan juta rupiah. Karena merasa dirugikan, wanita berusia 24 tahun itu akhirnya melaporkan kejadian ini ke polisi.

Hijriani menceritakan, pemilik arisan online yang tiba-tiba hilang setelah menerima setoran uang arisan. Wanita yang menipunya adalah MU, yang juga istri oknum tentara.

Ia menceritakan, awalnya tergiur arisan online saat melihat postingan MU di platform media sosial facebook. Ia pun tergiur dan saling bertukar nomor hanphone. Komunikasi diantara mereka berjalan lancar

"Postingan MU Bulan Juni 2020 lalu sehingga saya tergiur untuk masuk pada arisannya. Itu juga iming-iming keuntungan yang besar," kata Hijriani, melalui pengacaranya, Adi Puto Palasa, saat ditemui wartawan, Selasa, 6 Juli 2021.

Arisan online tersebut sempat berjalan lancar selama tiga bulan. Namun, belakangan sistem pembayaran atau pencairan dana arisan bulan ke empat terlambat.

"Hanya empat bulan berjalan lancar, masuk bulan ke lima sudah tidak lagi dicairkan dari owner. Sistem pembayaran tiap bulan juga bermacam-macam, ada yang Rp 1 juta sampai Rp 2 juta bahkan Rp 5 juta sekali slot," terangnya.

Saat ini, kasus penipuan online sedang didalami oleh Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Bulukumba. Korban juga telah dilakukan pemeriksaan.

"Baru kemarin klien saya dimintai keterangan penyidik terkait laporan kasus penipuan berkedok arisan online yang dilaporkan," kata kuasa hukum Hijriani, Adhi Puto Palasa.

Pelaku yang dilaporkan merupakan seorang perempuan berinisial MU, 27 tahun, warga Kecamatan Gantarang. Kata Adhi, MU merupakan istri dari FT berpangkat Pratu. Hanya saja, menurut Adhi, pelaku sementara ini berada di Kota Samarinda.

"Owner arisan online ini ikut dengan suami yang bertugas di Samarinda. Sementara laporan ke polisi militer juga sudah kami layangkan," terangnya.

Penulis: Rey Yudistira

#Arisan Online #Penipuan #Polres Bulukumba