MAKASSAR, BUKAMATA - Aparat kepolisian, akhirnya berhasil mengungkap motif kematian Rian (20), warga Pallantikan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Jenazah Rian ditemukan hangus terbakar di pinggir jalan, di Bukit Kemiri, Tompoladang, Desa Padaelo, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, pada Jumat, 11 Juni 2021 lalu.
Ternyata, motif pembunuhan disebabkan cinta sesama jenis atau gay. Pelaku utama pembunuhan, MA alias A (21), cemburu dan sakit hati karena korban menjalin hubungan dengan pria lain. Sehingga, dia emosi dan nekat menghabisi nyawa korban.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam dalam konferensi pers, Kamis, 17 Juni 2021 di Aula Mapolda Sulsel menjelaskan, pelaku utama pembunuhan berencana ini adalah MA alias A, bersama tujuh rekannya.
Pelaku saat itu melihat chatingan korban di media sosial bersama orang lain.
"Pelaku mengambil handphone korban saat dalam perjalanan ke hotel. Pelaku memeriksa chatingan di WA dan Facebook korban, setelah itu pelaku cemburu dan menganiaya korban bersama rekannya," kata Kapolda Sulsel saat memberikan keterangan persnya, Kamis, (17/6/2021).
Namun, kata jenderal bintang dua ini sebelum korban dianiaya di dalam kamar 405 salah satu hotel di Jl Haji Bau Makassar, antara korban dan pelaku sempat melakukan hubungan intim.
"Di dalam kamar itu sudah ada rekan pelaku. Kemudian pada Selasa, 8 Juni subuh, pelaku sempat berhubungan badan layaknya suami istri. Lalu paginya pelaku yang masih sakit hati, langsung menganiaya korban dengan mengajak rekannya," ungkapnya.
Kemudian, korban dipindahkan ke sebuah rumah di kawasan Sungai Limboto, Makassar. Rumah itu milik seorang wanita bernama Lala. Diduga, di rumah itu korban dihabisi. Lalu jasadnya dibawa ke Tompoladang, Kecamatan Mallawa, Maros untuk dibakar guna menghilangkan jejak.
Usai membakar korban, para pelaku sempat ke sebuah warung di wilayah Bone. Di situ membersihkan diri, lalu kembali ke arah Makassar.
Sebelumnya, pada Jumat, 11 Juni 2021 dinihari, warga dikagetkan dengan temuan jasad yang hangus terbakar di bahu jalan Bukit Kemiri, Tompo Ladang, Desa Padaelo, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulsel. Ditemukan seorang pemandu mobil truk bernama Dudi. Dia lalu melaporkan temuannya ke Polsek Mallawa.
Penulis: Maulana