Redaksi : Kamis, 17 Juni 2021 15:48
Suasana konferensi pers kasus pembunuhan dan pembakaran mayat Rian di Mapolda Sulsel.

MAKASSAR, BUKAMATA - Terungkap sudah motif pembunuhan dan pembakaran mayat Rian (20) di Bukit Kemiri, Tompoladang, Desa Padaelo, Kecamatan Mallawa, Maros, Sulsel.

Kamis, 17 Juni 2021. Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam didampingi Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan dan Kabid Labfor Polda Sulsel, membeberkan motif pembunuhan.

Pembunuhan Rian dilatari cemburu asmara sesama jenis. Salah seorang pelaku selama ini menjalin hubungan sesama jenis dengan korban. Lalu, timbul kecemburuan dari pelaku karena korban menjalin hubungan dengan orang lain.

Lantas, karena sakit hati, salah seorang pelaku lalu merencanakan pembunuhan. “Ini berawal dari hubungan asmara sejenis yang menemukan kecemburuan dan menimbulkan kemarahan terhadap pelaku, dan menganiaya dan meninggalnya korban,” ungkap Irjen Merdi, dalam konferensi pers di Aula Mapolda Sulsel, Kamis (17/6/2021).

Korban yang baru saja genap berusia 21 tahun itu, dihabisi di sebuah hotel di kawasan Pantai Losari Makassar. Awalnya, korban pamit ke keluarganya hendak merayakan hari ulang tahunnya ke-21 di Malino, Gowa.

Namun belakangan, korban dibawa ke sebuah hotel. Di situ, korban dihabisi. Lalu jasadnya dibawa ke Bukit Kemiri, Tompoladang, Kecamatan Mallawa, Maros. Di jalur tanjakan dan berliku poros Maros-Bone itu, jasad Rian dibakar setelah diguyur bensin.

Usai membakar jasad korban, para pelaku lari ke arah Bone. Di sebuah warung, mereka membersihkan diri, lalu kembali ke Makassar. Dua pelaku dibekuk di hotel kawasan Pantai Losari. Yang lainnya diciduk di luar Makassar, antara lain di Bulukumba. Termasuk pelaku utama.

Penulis: Maulana