Redaksi
Redaksi

Kamis, 17 Juni 2021 15:00

Rian semasa hidup.
Rian semasa hidup.

Ada Wanita Berbaju Tahanan Bernama Lala Dihadirkan di Konferensi Pers Pembunuhan Rian, Siapa Dia?

Seorang wanita berbaju tahanan bernama Lala, dihadirkan dalam konferensi pers pembunuhan Rian yang jasadnya dibakar di Tompoladang, Mallawa, Maros. Siapa dia?

MAKASSAR, BUKAMATA - Sembilan orang berbaju tahanan dihadirkan di Aula Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan Makassar, Sulsel, Kamis, 17 Juni 2021. Salah seorang di antaranya, wanita. Namanya, Lala.

Sembilan orang itu dihadirkan pada konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan dan pembakaran mayat di Bukit Kemiri, Tompoladang, Desa Padaelo, Kecamatan Mallawa, Maros, Sulsel.

Konferensi pers dipimpin langsung Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam. Hadir pula Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E.Zulpan, serta Kabid Labfor Polda Sulsel.

Di meja kanan, tampak sejumlah barang bukti diletakkan. Dikemas dalam plastik. Di antaranya sekira 4 tas ransel. Ada pula kwitansi hotel, juga pakaian. Ada sembilan orang berbaju oranye sudah dihadirkan. Salah seorang di antaranya perempuan.

Sebelumnya diberitakan, seorang pemandu truk bernama Dudi, menemukan mayat terbakar di Tompoladang pada Jumat subuh. Dia lalu melapor ke Polsek Mallawa. Belakangan terungkap, korban adalah Rian (20). Dia warga Pallantikan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Awalnya dia dijemput dua orang pada Selasa, 8 Juni 2021 lalu. Rencana ke Malino untuk merayakan ulang tahunnya. Ternyata, dia dibawa ke sebuah hotel di kawasan Pantai Losari. Di situ, dia dihabisi. Jasadnya lalu dibawa ke Tompoladang Maros pada Jumat dini hari, 11 Juni 2021. Di sana, jasad korban dibakar untuk menghilangkan jejak pelaku.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E.Zulpan mengatakan, setelah itu, pelaku menuju ke arah Bone. Di sebuah warung mereka membersihkan badan, lalu kembali ke arah Makassar. Dua pelaku ditangkap di sebuah hotel di kawasan Losari Makassar. Tiga lainnya dibekuk di luar Makassar. Ada dibekuk di Bulukumba. Termasuk otak pelaku pembunuhan.

Kabid Humas Polda Sulsel menyebut, para pembunuh terlibat dalam sindikat perdagangan anak di bawah umur.

Penulis: Maulana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pembunuhan di Maros