MAKASSAR, BUKAMATA - Rian (20), tak dihabisi di Tompoladang, Kecamatan Mallawa, Maros. Hasil penyelidikan dan penyidikan polisi menunjukkan, korban dihabisi di Makassar, tepatnya di salah satu hotel di kawasan Pantai Losari, Makassar.
Korban diperkirakan dibunuh pada Kamis malam, 10 Juni 2021. Setelah dihabisi, lalu dibawa ke Bukit Kemiri, Tompoladang, Desa Padaelo, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulsel. Di sana, korban dibakar untuk menghilangkan jejak.
Demikian diungkap Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan, Selasa, 15 Juni 2021. "Iya begitu, korban di bunuh di salah satu hotel kawasan Pantai Losari," ungkapnya.
Usai membakar tubuh korban, pelaku lalu melarikan diri ke arah Kabupaten Bone. Mereka kemudian singgah di salah satu warung untuk membersihkan diri, kemudian masing-masing kembali lagi ke Makassar.
Kombes Zulpan mengatakan, pelaku diduga merupakan sindikat penjualan anak di bawah umur. Saat ini sudah dua pelaku tertangkap. Polisi masih mengejar pelaku lainnya yang diduga bisa kabur lewat darat, laut dan udara.
Korban Rian asal Pallantikan, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulsel, teridentifikasi setelah ibunya datang ke Polres Maros pada Senin pagi, 14 Juni 2021. Itu setelah polisi menyebarkan gambar rekonstruksi wajah korban.
Sang ibu mengaku sudah 6 hari putranya tak pulang. Itu setelah dijemput dua temannya menggunakan sepeda motor.
Sebelumnya, pada Jumat dini hari, 11 Juni 2021, seorang pemandu mobil truk bernama Dudi, melihat ada benda terbakar. Awalnya dia mengira sampah. Nanti pada saat melintas lagi, dia memastikan itu adalah mayat. Dia lalu melapor ke Polsek Mallawa, Maros.