BANJARMASIN, BUKAMATA - Rabu, 2 Juni 2021. Jarum jam menunjukkan pukul 02.00 Wita dini hari. Indra Kurniawan bersama warga Kampung Belitung Darat Gang Keluarga RT 7 RW 1, Kelurahan Belitung, Banjarmasin Barat, mendengar teriakan minta tolong. Suara wanita. Sayup-sayup. Arahnya dari belakang rumah.
Mereka lalu memeriksanya. Tak terdengar apa-apa. Indra lalu kembali masuk ke dalam rumah.
Pada pagi hari Indra terjaga. Sekira pukul 06.00 Wita. "Pak Indra, ada kebakaran," terdengar suara memanggil.
Baca Juga :
Indra keluar. Benar saja, ada kepulan asap. Warga pun memanggil relawan pemadam kebakaran, kebetulan jarak antara TKP dan posko relawan tersebut dekat.
Warga langsung memadamkan dengan air. Saat menyalakan senter, ternyata ada jasad yang separuh tubuhnya terbakar. Tergeletak di halaman sebuah rumah kosong. Kepalanya juga sudah terpisah dari badan. Jaraknya antara kepala dan badan sekira 10 meter. Jasad tersebut seorang wanita. Kondisinya bugil.
Warga pun menemukan baju serta pakaian dalam di dalam rumah kosong. Diduga milik korban. Juga ada bekas minum-minuman keras di dalam. "Ada juga darah segar berceceran di dalam WC," beber Indra.
Mayat perempuan tanpa kepala itu kemudian dibawa RSUD Ulin Banjarmasin untuk diautopsi. Sementara itu, lokasi digaris polisi.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Rachmat Hendrawan mengatakan, identitas mayat tersebut sudah terungkap. Namanya, Rahimah (34), warga Jalan Sejahtera II, Gang Sampurna, Kelurahan Kelayan Lurah, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kalsel.
Pelaku pembunuhan Rahimah berhasil ditangkap. "Alhamdulillah pelaku sudah kita amankan dan masih menjalani pemeriksaan," ujar Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Alfian Tri Permadi.
Terduga pelaku bernama Harry Purwanto (40). Motif pembunuhan masih didalami polisi. Dalam sebuah foto beredar, tampak polisi mengamankan seorang pria mengenakan kemeja putih dan kopiah putih. Dia ditangkap di sebuah wilayah yang jaraknya 50 kilometer dari Kota Banjarmasin.
Suami Rahimah, Yogi Hidayat, menceritakan momen terakhir bertemu istrinya, sebelum dibunuh dengan keji. Kata dia, malam sebelumnya, Rahimah pamit pergi membeli susu.
"Jam 9 malam sempat izin pamit menggunakan sepeda motor untuk membelikan susu anak. Namun semalaman ditunggu tidak pulang-pulang," ujar Yogi Hidayat di kamar jenazah RSUD Ulin.
Malam itu, Rahimah pergi menggunakan sepeda motor matic merah. Dia meninggalkan rumah tanpa membawa handphone.
Karena Rahimah tak kunjung pulang, Yogi pun cemas. Dia lalu berkeliling mencari sang istri. Alangkah terkejutnya ketika dia mendapat kabar sang istri ditemukan tak bernyawa dan menjadi korban mutilasi.
Yogi mengatakan, Rahimah terlihat murung beberapa hari terakhir. Rahimah mengaku ada masalah dengan seorang pria. Bahkan, kaki Rahimah sempat luka karena karena berkelahi dengan seseorang yang belum diketahui identitasnya.
"Tapi dia tidak cerita banyak, sehingga saya tidak tahu masalah dengan siapa dan apa masalahnya apa," tutur Yogi.