Redaksi
Redaksi

Rabu, 02 Juni 2021 10:21

Ilustrasi
Ilustrasi

Nyaris Perkosa Pacar di Pos Kamling, Mahasiswa Bone Ditembak Polisi

Seorang mahasiswa di Bone ditembak pada bagian betis. Dia berusaha kabur saat hendak ditangkap. Dia mencoba merudapaksa seorang gadis di bawah umur.

BONE, BUKAMATA - Jumat, 7 Mei 2021. AA (20) merayu pacarnya. Seorang gadis yang masih berusia 16 tahun. Mahasiswa asal Bone itu mengajak sang pacar bertemu. Tempat janjiannya di sebuah pos kamling di Kecamatan Patimpeng, Bone.

Rayuan AA manjur. Gadis itu datang. Sambil bermain ponsel keduanya berbincang. Tiba-tiba, AA merebut ponsel korban. Kemudian, dia mengajak sang pacar berhubungan badan. Kali ini, rayuan AA tidak mempan. Sang gadis tetap kukuh menjaga kesuciannya.

AA lalu memaksa. Tangan sang pacar ditarik ke Pos Kamling. Lalu, dia mencoba merudapaksa gadis itu. Beruntung, sang gadis bisa lolos. Dia melawan. Lalu berlari pulang ke rumahnya. Menceritakan peristiwa dialaminya kepada kakeknya. Kemudian kakek melapor ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf mengatakan, atas laporan itu polisi melakukan penyelidikan. Hingga pada Selasa, 1 Juni 2021, polisi mengendus jejak AA di sebuah warung kopi di Kecamatan Kahu.

Namun saat hendak dibekuk, AA mencoba melarikan diri. Tembakan peringatan polisi ke udara diabaikan. Lalu, terpaksa polisi mengarahkan peluru ke betis kanan AA. Kena. AA tersungkur. Betis kanannya mengeluarkan darah.

Ternyata, AA kata Ardy, juga pernah terlibat pencurian sepeda motor di wilayah Kecamatan Manggala, Makassar. Itu pada 27 Mei 2021 lalu.

Selain pelaku, polisi juga menyita satu unit sepeda motor dan sebuah ponsel dari tangan pelaku. Pelaku dan barang bukti diamankan di kantor polisi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemerkosaan