MAKASSAR, BUKAMATA - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan terus bergerak melakukan konsolidasi organisasi. Hari ini, Selasa, 25 Mei 2021, dilaksanakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) serentak di tujuh kabupaten kota. Yaitu Jeneponto, Luwu Utara, Parepare, Sidrap, Bantaeng, dan Pinrang.
Rakercab yang dilaksanakan serentak ini dipimpin langsung Ketua PDIP Sulsel, Andi Ridwan Wittiri dan Bendahara Alimuddin di Kabupaten Jeneponto. Rudy Pieter Goni dan Kartini Lolo di Pinrang, Muh Iqbal Arifin di Bantaeng. Kemudian A Anshari Mangkona, A Yagkin Pajalangi dan Husain Junaid di Kabupaten Bone.
Selanjutnya, Ezra Lamban di Luwu Utara, Rahmat Muhayyang dan Andi Walinga di Parepare, Adsim Masogi di Sidrap, dan seluruh anggota DPRD Sulsel terbagi habis. Seperti Risfayanti Muin, A Putra Batara Lantara, serta Dan Pongtasik. Juga dihadiri Anggota DPR RI Syamsu Niang dan Sarce Bandaso.
Baca Juga :
Acara yang dilakukan serentak dan dibuka Ketua DPP PDI Perjuangan Prof Hamka Haq ini berlangsung secara hybrid. Yaitu dilakukan secara virtual, dan hadir secara fisik di tujuh DPC masing-masing.
Ridwan Wittiri mengatakan, kegiatan ini merupakan konsolidasi untuk menyatukan kekuatan, sekaligus evaluasi kerja selama dua tahun kepengurusan partai. Kegiatan dilakukan dari tingkat DPC yaitu Rakercab, dilanjutkan Rakerda pada 30 Juni mendatang, dan Rakernas di Bulan Agustus.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan, kekuatan Indonesia adalah kemandirian dan gotong royong masyarakat di desa, kemudian pusat komunikasi dan ekonomi ada di kota. Sehingga dari desa ke kota adalah hal yang menjadi kekuatan bangsa.
"Mari kuatkan desa, Insha Allah Indonesia Maju," ujarnya.
Ia menegaskan, partai harus menjadi kekuatan dan pendorong hal tersebut. Untuk itu, lima mantap terus dijalankan dan dilaksanakan. Mantap Ideologi, Mantap Organisasi, Mantap Kader, Mantap Program, dan Mantap Sumber Daya.
"Dengan Trisakti akan menjadikan partai etalase rumah rakyat yang mempersiapkan kader partai menjadi kader bangsa," tuturnya.
Sementara, Prof Hamka Haq, menegaskan, bagi PDI Perjuangan, partai bukan sekedar politik. Tapi bagaimana partai hadir bersama rakyat dalam suka dan duka.
Prof Hamka juga menghaturkan duka cita, khususnya kepada DPC PDI Perjuangan Pinrang yang kehilangan kader terbaiknya, H Sahariah Lolo. Sekaligus menyampaikan salam Ketua Umum H Megawati Soekarno Putri dan jajaran DPP kepada DPD dan seluruh DPC.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh peserta untuk terus gotong royong dalam setiap kegiatan, dan membantu masyarakat Sulsel terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19.
"Hanya dengan terus menjalankan protokol kesehatan, dan harapan pemerintah dalam penanganan Covid-19 agar kita menjadi Duta Covid untuk masyarakat dengan mengingatkan menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker," pesannya.
Dalam kesempatan yang sama, Rudy P Goni, menambahkan, kegiatan ini bukan hanya seremonial belaka, tapi benar-benar adalah konsolidasi organisasi. Tujuannya, untuk mengetahui sampai sejauh mana pencapaian kegiatan dan program partai ini di Sulsel, khususnya di kabupaten kota. (*)