Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Memang prinsip utama dalam mengurangi timbunan lemak dalam tubuh adalah menjaga pola makan, untuk itu aturlah jam makan Anda menjadi 3 kali dalam satu hari.
BUKAMATA - Memiliki paha dan betis yang berukuran besar bagi perempuan membuatnya risih dan kurang percaya diri terhadap penampilan.
Kondisi inilah yang menjadi alasan kaum perempuan mencari cara untuk merampingkan paha dan betis dengan cara apa pun. Berikut ini berbagai cara mengecilkan paha:
1. Rutin Olahraga Kardio
Kardio adalah olahraga yang memacu kerja jantung. Hampir semua bagian tubuh akan bergerak, yang otomatis terjadi pembakaran energi. Awalnya energi yang berasal dari makanan Anda gunakan dan habis, maka tubuh akan memecah cadangan makan yang tersimpan dalam bagian tubuh tertentu, misalnya pada paha untuk dijadikan sumber energi berikutnya.
Jika cadangan makanan terpecah, maka bagian tubuh seperti paha akan kehilangan lemak secara bertahap dan berganti dengan massa otot, sehingga paha tampak kecil.
Jenis olahraga kardio yang dapat Anda lakukan dengan mudah adalah berlari, berenang, naik turun tangga, squat jump, dan lompat tali. Olahraga tersebut dapat Anda lakukan selama sekitar 30 menit setiap kali latihan selama 3-4 kali dalam seminggu. Jika melakukannya secara rutin, bukan tidak mungkin Anda akan memiliki bentuk paha dan betis yang ideal.
2. Menjaga Pola Makan
Memang prinsip utama dalam mengurangi timbunan lemak dalam tubuh adalah menjaga pola makan, untuk itu aturlah jam makan Anda menjadi 3 kali dalam satu hari. Pastikan selalu tepat waktu ketika makan.
Selain itu, porsi makan juga harus diperhatikan. Buatlah porsi makan yang lebih sedikit dengan menggunakan piring berukuran kecil, ini bertujuan agar makanan yang Anda masukkan terbatas jumlahnya.
Untuk menu makanan, pilihlah makanan yang bergizi. Sebaiknya fokus pada karbohidrat sehat yang berasal dari roti gandum, sayuran berwarna hijau dan buah-buahan berwarna oranye. Sedangkan sumber protein tanpa lemak, termasuk ikan, ayam tanpa kulit, dan putih telur. Pilih juga produk susu rendah lemak dan bebas lemak saat memilih keju, yogurt, dan susu.
3. Kurangi Ngemil
Lebih baik makan satu piring nasi daripada ngemil satu bungkus kecil keripik singkong atau snack lainnya, karena kandungan kalori dalam camilan ini lebih tinggi daripada nasi. Jika membatasi jumlah cemilan, maka proses pembakaran lemak pada paha akan berjalan lebih cepat.
4. Mengontrol Stres
Kadar stres yang tinggi bisa merusak kesehatan dengan berbagai cara, termasuk menyebabkan perubahan nafsu makan, makan berlebihan, dan mengalami penambahan berat badan berlebih, termasuk pada paha.
Satu penelitian pada tahun 2017 menemukan bahwa orang dengan kadar stres awal yang lebih tinggi mengalami penambahan berat badan lebih banyak selama 6 bulan daripada mereka dengan kadar stres yang lebih rendah.
Oleh karena itu, melakukan cara untuk rileks, seperti meditasi, bernapas dalam-dalam, box breathing (teknik pernapasan dalam untuk latihan pernapasan berirama yang memiliki 4 langkah), dan latihan relaksasi dapat membantu mengatasi mengontrol stres.
5. Pijat Paha dan Betis
Ini bisa menjadi salah satu cara mengecilkan paha dan betis. Pijatlah paha dan betis secara perlahan agar otot-otot betis bisa menjadi lebih rileks dan tidak tegang sehingga mempermudah peredaran darah dan asupan oksigen ke otot betis. Selain itu, cara ini akan membuat betis tampak ramping jika melakukannya secara rutin.
Bagaimana caranya? Anda hanya duduk dengan posisi bersila kemudian pijatlah pergelangan kaki dari telapak kaki hingga paha, lakukan cara ini menggunakan telapak tangan.
7. Tidur yang Cukup
Kurang waktu tidur dapat meningkatkan kemungkinan bertambahnya berat badan. Manfaat tidur yang cukup mampu mengatur berbagai hormon, termasuk yang memengaruhi rasa lapar. Misalnya hormon leptin dan ghrelin, yang membantu mengatur nafsu makan – keduanya dipengaruhi oleh kurang tidur.
Kurang tidur dapat menyebabkan peningkatan ghrelin (hormon yang merangsang nafsu makan) dan menurunkan produksi leptin (hormon yang biasanya mengurangi rasa lapar).
Sedangkan tidur yang cukup dapat membantu mengatur produksi hormon. Waktu tidur yang disarankan sebaiknya 7-9 jam dalam semalam.
8. Sedot Lemak (Liposuction)
Sedot lemak adalah salah satu prosedur operasi untuk menghilangkan lemak tubuh yang membandel, termasuk pada paha. Jika seseorang tidak mampu menurunkan berat badan melalui olahraga, berbagai macam diet, dan faktor gaya hidup lainnya, mereka mungkin dapat mempertimbangkan untuk menjalani sedot lemak.
Sumber: Doktersehat
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33