MAKASSAR, BUKAMATA - Rabu, 31 Maret 2021. Hari masih pagi, ketika warga lorong di RT 03 RW 03 Jl Sungai Pareman Makassar, dihebohkan dengan sebuah kardus. Di kepak rapi. Di bagian atas tertulis, "ISLAM X".
Kardus tersebut diletakkan seseorang di dekat gerbang lorong. Membuat warga sekitar panik.
Di lokasi tampak dipasangi garis polisi. Lalu, ada beberapa mobil dari gegana, juga personel Brimob berjaga. Di lokasi juga beberapa petugas dari jihandak memeriksa kardus.
Baca Juga :
Sampai saat ini, belum ada keterangan dari kepolisian. Sebuah video juga beredar. "Ada bom di lorong. Perkiraan bom," ujar perekam video.
Beberapa warga menggunakan payung dan jas hujan, berkumpul di dekat garis polisi. Di dalam garis polisi, tampak beberapa petugas berjaga dengan senjata lengkap.
Kardus tersebut membuat warga khawatir. Pasalnya, Minggu, 28 Maret 2021 lalu, sebuah bom bunuh diri meledak di depan Gereja Katedral Makassar, Jl Kajaolalido. Dua orang pelaku bom bunuh diri tewas. Sebanyak 19 warga terluka. Mereka dirawat di berbagai rumah sakit di Makassar.
Belakangan terungkap, pelakunya adalah Lukman dan istrinya, Yogi Sahfitri Fortuna. Kini keduanya sudah dimakamkan di Pallantikan, Maros. Di dekat makam ayah Lukman.