Ibu Bomber Katedral Makassar Ungkap Keseharian Putri dan Menantunya
Sang ibu mengungkap keseharian putri dan menantunya, pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.
MAKASSAR, BUKAMATA - Di Rumah Sakit Bhayangkara, Jl Mappaouddang, Makassar, EM terpekur. Dia tak pernah menyangka, kalau pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar adalah putri dan menantunya. EM mengaku baru tadi malam tahu. Dia ke RS Bhayangkara Polda Sulsel untuk mencocokkan DNA bomber.

Menurut EM, putrinya menikah dengan LL 7 bulan lalu. Setelah itu, mereka sudah jarang bertemu. Sebab, usai menikah, keduanya sudah tinggal di rumah sendiri. Hanya sesekali mereka datang ke rumah EM.
Keseharian mereka kata EM, berjualan kuliner via oline. Putrinya yang membuat lalu menawarkan ke pembeli. Sang suami yang mengantarkan.
"(Menikah) 7 bulan lalu. (Kegiatan) jualan online, saya tahu dia jualan online dan suaminya yang antar makanan," ujar ibu kandung dari pelaku bom bunuh diri, EM, di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Senin (29/3/2021).

Densus 88 Antiteror saat ini tengah menggeledah rumah terduga pelaku di JL Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Makassar.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, kedua pelaku adalah jaringan JAD. Mereka satu jaringan dengan pelaku pengeboman gereja di Jolo, Filipina. Jaringan mereka sudah ditangkap Densus pada Januari 2021 lalu.
Kepala BNPT, Komjen Boy Rafli Amar mengatakan, terduga pelaku selama ini belajar membuat bom lewat pelatihan yang digelar online di media sosial.
News Feed
Berita Populer
05 Agustus 2026 11:10
05 Agustus 2026 11:23
05 Agustus 2026 15:37
05 Agustus 2026 09:21
05 Agustus 2026 11:45
