Aswad Syam
Aswad Syam

Selasa, 23 Februari 2021 12:26

Junaidi saat diamankan di Polsek Lahat, Sumatera Selatan, usai membunuh teman masa kecilnya.
Junaidi saat diamankan di Polsek Lahat, Sumatera Selatan, usai membunuh teman masa kecilnya.

Celananya Dipeloroti di Pesta Hajatan, Pria Ini Bunuh Teman Masa Kecilnya

Seorang pria menghabisi nyawa teman masa kecilnya. Penyebabnya sepele. Korban memeloroti celana pelaku di tengah orang banyak.

SUMSEL, BUKAMATA - Selasa, 23 Februari 2021. Junaidi (44) termenung. Dia masih menyesali perbuatannya, telah menghabisi nyawa teman masa kecilnya, Darsan (45), hanya karena candaan.

Malam itu, Minggu, 21 Februari 2021. Pelaku dan korban, sama-sama berada di rumah salah satu warga di Desa Sugi Waras, Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel). Warga itu menggelar hajatan. Keduanya bertemu.

Saat itu, korban tiba tiba meloroti celana pelaku hingga sebatas lutut. Dua orang teman korban tertawa terpingkal-pingkal. Merasa malu karena suasana pada saat itu sedang ramai, pelaku yang menganggap candaan korban keterlaluan, seketika mengeluarkan senjata tajam jenis kuduk yang ada di pinggangnya. Gelap mata, pelaku menghunuskan sajam tersebut ke dada korban hingga tewas di lokasi.

"Saya menyesal dan sedih, dia teman saya sejak kecil. Tapi dia harus tewas di tangan saya. Kami memang sering bercanda namun sebatas omongan saja," ujar ayah tiga anak itu di Polsek Kota Lahat.

Pelaku juga menyesalkan, kenapa pada saat dia mencabut pisau, dua teman korban tidak berusaha melerai. Setelah melakukan penusukan tersebut, pelaku kemudian pergi ke rumah kepala desa untuk mengamankan diri serta menyampaikan perbuatanya.

Malam itu, Junaidi nyaris dimassa oleh keluarga korban yang emosi. Namun, pelaku segera diamankan anggota Polsek Kota Lahat.

Kades Batai Kecamatan Gumay Talang, Lahat Herli Junaidi, mengungkapkan saat kejadian berlangsung ia baru saja akan berangkat ke lokasi hajatan. Namun, tiba tiba pelaku datang dan menyampaikan kejadian yang ia alami.

Sebagai, Kades ia berusaha melindungi dan mendinginkan situasi yang saat itu pihak keluarga korban mulai ramai mendatangi kediamanya.

Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono, Melalui Kapolsek Kota Lahat Iptu Irsan Rumsi, menyampaikan hasil penyelidikan dan keterangan saksi, jika keduanya merupakan teman dan satu kampung sebelum pelaku pindah ke Batai.

Namun, candaan korban dianggap pelaku berlebihan sehingga terjadilah penusukan hingga berujung tewas.

Menurut Irsan, untuk sementara pelaku dijerat pasal 338 KUHP tindak pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara.

Wancik, kakak sepupu korban berharap pelaku dihukum dengan setimpal. "Keluarga berharap, pelaku dihukum seberat-beratnya," ujar Wancik.

#Pembunuhan