Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Seorang terapis pijat dibantai pelanggannya. Tewas dengan luka tusuk di leher. Sedangkan rekannya, mengalami luka tebas di dekat telinga.
MOJOKERTO, BUKAMATA - Kamis, 4 Februari 2021. Jarum jam menunjuk angka 11.00 WIB. Eky Dermawan (36) tengah menjaga tempat cuci motor di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Tiba-tiba dia mendengar jeritan minta tolong dari sebuah rumah tempat pijat.
Lalu, Eky melihat sesosok wanita keluar di pintu depan dengan berlumur darah di bagian telinga. Eky mengenali wanita itu adalah Tatik, salah seorang terapis di rumah pijat Berkah.
Eky lantas mendekat. Dia melihat seorang pria berlari keluar lewat pintu belakang. Telanjang bulat. Posturnya tinggi. Usianya sekira 45 tahun. Dia hanya menyandang ransel. Eky mengejar. Namun, pria misterius itu sudah naik ke sepeda motornya dan menggeber dengan kencang motor Honda Beat itu.
Eky lalu kembali ke lokasi. Dia menolong Tatik, melarikan ke rumah sakit. Sementara di dalam rumah, ada wanita lainnya yang tewas bersimbah darah. Tak memakai celana. Hanya baju atasan. Ada luka tusuk benda tajam di lehernya. Identitasnya kemudian diketahui bernama Santi (35). Di dekatnya, juga tergeletak parang bersimbah darah. Diduga, Tatik ditebas parang saat hendak menolong rekannya yang dibantai pelaku.
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan yang menewaskan pekerja terapis pijat tradisional tersebut. Tim Inafis Polres Mojokerto telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian perkara.
Di TKP, selain parang berlumur darah, juga ditemukan satu celana diduga milik pelaku.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33