Redaksi
Redaksi

Rabu, 06 Januari 2021 12:28

Pengeboman gereja di Jolo, Filipina, pada 2019 lalu.
Pengeboman gereja di Jolo, Filipina, pada 2019 lalu.

Dua Terduga Teroris di Makassar yang Ditembak Mati Densus 88, Diduga Teribat Pengeboman Gereja di Filipina

Densus 88 Antiteror Mabes Polri, akhirnya menembak mati dua terduga teroris di Villa Mutiara, Biringkanaya, Makassar. Keduanya diduga terlibat dalam pengeboman gereja di Jolo, Filipina 2019 lalu.

MAKASSAR, BUKAMATA - RZ (46) dan menantunya, AJ (23), ditembak mati Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Rabu, 6 Januari 2021, sekitar pukul 06.00 Wita pagi. Keduanya terduga teroris yang masuk jaringan Anshor Daulah Islamiyah (ADI).

Mabes Polri mengungkap keterlibatan keduanya dalam serangkaian aksi teror. Salah satunya, pengeboman gereja di Jolo, Filipina, pada 2019 lalu. Saat itu, 27 Januari 2019. Sebuah bom meledak di sebuah gereja di Jolo, Provinsi Sulu, Filipina. Sebanyak 22 orang tewas dalam pengeboman ini dan ratusan orang cedera. Pengeboman ini sempat mendapat reaksi dari dunia internasional.

RZ dan AJ terpaksa ditembak mati di Villa Mutiara, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Tindakan tegas itu diambil Densus 88, lantaran keduanya melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

"Saat dilakukan penangkapan, kedua pelaku melakukan perlawanan dengan masing-masing menggunakan senjata tajam jenis parang dan senapan angin jenis PCP," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan.

Penggerebekan itu dibenarkan Kapolrestabes Makassar Kombes Witnu Urip Laksana. "Sementara masih dalam pengembangan Kemudian masih dilakukan langkah-langkah olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi," ungkap Kombes Witnu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Teroris #Densus 88