Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Buku ini diterbitkan pada tahun 1874 oleh Dr. Robert M. Kedzie, seorang ahli bedah Union selama Perang Saudara Amerika, yang kemudian menjadi seorang profesor kimia.
BUKAMATA - Ketika orang berbicara tentang buku yang berpotensi mematikan, mereka biasanya merujuk pada ide-ide radikal atau kontroversial di dalamnya.
Tapi dalam satu kasus, ada satu buku yang sangat menakutkan, yang berpotensi untuk benar-benar membunuh seseorang.
Judulnya Shadows from the Walls of Death: Facts and Inferences Prefacing a Book of Specimens of Arsenical Wall Papers. Ini adalah buku yang diterbitkan pada tahun 1874 oleh Dr. Robert M. Kedzie, seorang ahli bedah Union selama Perang Saudara Amerika, yang kemudian menjadi seorang profesor kimia.
Dari 100 halaman atau lebih, 86 hanyalah contoh wallpaper berpigmen arsenik yang digunakan orang untuk mendekorasi rumah mereka pada masa itu.
Meskipun arsenik adalah racun yang diketahui mampu membunuh seseorang jika tertelan, saat itu tidak ada yang membayangkan bahwa bahan itu dapat membunuh bahkan jika digunakan untuk membuat wallpaper.
Namun Kedzie memahami bahaya itu, jadi dia mencetak buku tersebut sebagai peringatan. Dia sendiri harus sangat berhati-hati dalam membuatnya, karena tiap halamannya terkontaminasi racun yang berpotensi membunuhnya.
Pada akhir abad ke-19, sekitar 65 persen dari semua wallpaper di Amerika Serikat mengandung arsenik, dan Dr. Kedzie sudah mengetahui sesuatu yang kemudian menjadi fakta ilmiah bahwa, seiring waktu, racun di dinding perlahan-lahan melepaskan racun.
Arsenik berakhir di udara, di makanan, di tangan orang, membuat mereka sakit, dan terkadang menyebabkan kematian.
Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya wallpaper arsenik, Robert M. Kedzie membuat 100 salinan Shadows from the Walls of Death dan mengirimkannya ke perpustakaan umum di seluruh Michigan, bersama dengan catatan yang menjelaskan tujuan dari buku itu dan peringatan kepada pustakawan untuk tidak membiarkan anak-anak menyentuhnya.
Faktanya, ketika teori Kedize terbukti benar, sehingga sebagian besar perpustakaan yang telah menerima bukunya dihancurkan karena dianggap terlalu berbahaya bagi publik.
Dari 100 eksemplar asli buku luar biasa ini, hanya empat yang masih ada sampai sekarang. Dua tetap di Michigan, negara bagian asal Dr. Kedzie (satu di Universitas Negeri Michigan dan yang lainnya di Universitas Michigan), satu berakhir di Sekolah Kedokteran Universitas Harvard dan yang keempat di Perpustakaan Kedokteran Nasional, yang juga memindai dan membuatnya tersedia secara online.
Menangani dan bahkan menyimpan salinan Shadows from the Walls of Death adalah urusan yang menantang. Setiap halaman harus dibungkus dengan plastik.
Kabar buruknya, buku ini dilaporkan telah meracuni seorang wanita yang memeriksanya. Namun itu tetap dilihat sebagai cara yang efektif untuk mempublikasikan bahaya tinggal di rumah yang dipenuhi dengan dekorasi mematikan.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33