PAREPARE, BUKAMATA - Petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Massenrempulu Kota Parepare, tetap melakukan usaha tani, baik budi daya padi ataupun hortikultura di tengah pandemi Covid-19.
Penanaman padi tersebut dilakukan bersama Babinsa, Bhabimkantibmas, dan tim Kelurahan Lapadde dengan luas sawah mencapai tiga hektare.
Lurah Lapadde, Hj Sri Meiriany mengatakan, penanaman padi ini salah satu bentuk pembinaan pihak Lurah Lapadde kepada para petani agar bisa termotivasi dengan bercocok tanam di tengah pandemi ini.
"Ini bentuk pembinaan dan kepedulian Lurah Lapadde untuk turut memberikan motivasi di masa pandemi, agar kelompok tani dapat memulihkan perekonomian," ujarnya.
Meiriany juga menambahkan, di tengah pandemi ini, para petani tetap gigih untuk menanam padi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Semangat mereka ini luar biasa untuk menanam padi, tapi mereka juga tetap terapkan protokol kesehatan, seperti pakai masker dan menjaga jarak dan sesering mungkin mencuci tangan," ungkapnya.
BERITA TERKAIT
-
8 Pandangan WHO Terhadap Situasi Covid Saat Ini
-
Setelah Mempertimbangkan Kategori Covid sebagai Flu Biasa, Kini Jepang Terapkan Aturan Tidak Wajib Masker
-
Jokowi Mengakhiri PPKM, Kasus Covid-19 Meningkat Menjadi 366 Kasus
-
Berlaku Hari Ini, Berikut Ketentuan Surat Edaran Perjalanan Domestik di Masa Pandemi
-
Resmi, Presiden Jokowi Sampaikan Langsung Pelonggaran Pemakaian Makser