BUKAMATA - Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa face shield atau pelindung wajah tidak memberikan perlindungan terhadap virus corona, jika orang yang terinfeksi di dekatnya bersin tanpa mengenakan masker.
Dalam studinya, para peneliti menggunakan model komputer untuk memvisualisasikan penyebaran bakteri di sekitar pelindung wajah yang dikeluarkan oleh bersin manusia dari jarak 3 kaki (1 meter).
Hasilnya menunjukkan bahwa bersin membawa partikel menular ke pelindung wajah dalam waktu kurang dari satu detik dan menempel di tepi plastik.
Para peneliti mengatakan bahwa jika waktu gelombang partikel virus korona ini bertepatan dengan tarik nafas pemakai pelindung wajah, maka orang tersebut dapat terinfeksi.
Penelitian ini dilakukan oleh para ilmuwan di Universitas Fukuoka di Jepang dan diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluids.
Sepanjang pandemi Covid-19, mereka menjadi populer di banyak kalangan. Banyak orang memilih pelindung wajah daripada masker karena tidak terlalu ketat dan sesak. Ini juga memungkinkan orang untuk melihat mulut seseorang, yang membantu membaca bibir sehingga bermanfaat bagi orang yang memiliki gangguan pendengaran.
TAG
BERITA TERKAIT
-
8 Pandangan WHO Terhadap Situasi Covid Saat Ini
-
Setelah Mempertimbangkan Kategori Covid sebagai Flu Biasa, Kini Jepang Terapkan Aturan Tidak Wajib Masker
-
Jokowi Mengakhiri PPKM, Kasus Covid-19 Meningkat Menjadi 366 Kasus
-
Berlaku Hari Ini, Berikut Ketentuan Surat Edaran Perjalanan Domestik di Masa Pandemi
-
Resmi, Presiden Jokowi Sampaikan Langsung Pelonggaran Pemakaian Makser