Redaksi
Redaksi

Kamis, 03 Desember 2020 13:29

Ferdinand Hutahaean
Ferdinand Hutahaean

Katanya Bukan Tentang Jusuf Kalla, Ini Sosok "Chaplin" Dalam Cuitan Ferdinand

Ferdinan Hutahaean menegaskan, sosok "Chaplin" dalam cuitannya, bukanlah Pak Jusuf Kalla. Lantas siapa?

JAKARTA, BUKAMATA - Putri Jusuf Kalla, Musjwira melapor ke Bareskrim Polri. Dia melaporkan Ferdinand Hutahaean pencemaran nama baik. Itu terkait cuitan Ferdinand soal "Chaplin" di media sosial. Laporannya soal pencemaran nama baik.

“Terkait tentang tweet akun atas nama Ferdinand sama Rudi S Kamri tentang pak JK ‘ah Chaplin yang bawa uang sekoper ke Arab Saudi itu’,” kata anggota tim kuasa hukum Musjwira, Muhammad Ikhsan, dilansir Detik, Rabu (2/12/2020) kemarin.

Namun, Ferdinand Hutahaean membantah kalau cuitannya tentang "Chaplin" itu terkait Pak JK. “Wah Caplin itu yang jelas bukan Pak JK. Sudah saya konfirmasi berkali-kali di media baik TV maupun radio, bahkan dengan Husein Abdullah jubir Pak JK berkali-kali nanya kepada saya apakah itu Pak JK? Saya jawab tidak," ujar Ferdinand ke wartawan.

"Jadi cuitan saya tidak ada hubungannya dengan Pak JK sama sekali seperti yang saya sampaikan berkali-kali,” tegas Ferdinand.

Sebelumnya, Ferdinand mencuit ke Twitter. Berikut ini tulisannya:

"Hebat jg si Caplin, bawa duit sekoper ke Arab, bayar ini itu beres semua. Agenda politik 2022 menuju 2024 sdh dipanasi lebih awal.

Tampaknya Presiden akan sgt disibukkan olh kegaduhan rekayasa caplin demi anak emasnya si asu pemilik bus edan."

Selain membantah bahwa itu tentang JK, Ferdinand juga menegaskan, ‘Chaplin’ dalam cuitannya itu tidak ada kaitannya dengan kepulangan Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi. Dia meminta agar hal itu tidak dikaitkan.

“Caplin itu juga tak ada hubungan dengan kepulangan Rizieq Sihab, kenapa dikait-kaitkan? Caplin ya Caplin lah,” katanya.

Ferdinand Hutahaean kemudian menjelaskan uang sekoper dalam cuitannya itu. Dia mengatakan ‘Chaplin’ yang dia maksud adalah seorang yang menyiapkan diri untuk Pilpres 2024.

“Duit sekoper itu kan hanya kiasan tentang logistik, masa iya ada seseorang yang bisa bawa duit dari Indonesia ke Arab sekoper? Kaitannya dengan pemilu, bahwa kondisi Pilpres akan datang lebih awal kan benar, bahwa sekarang orang sibuk bicara tentang Pilpres 2024,” sebut Ferdinand.

Ferdinand mengaku, ‘Chaplin’ yang dia tulis masih menjadi analisanya. Sehingga dia belum mengetahui siapa si ‘Chaplin’ itu.

“Nah kaitannya ada seseorang yang saya belum tau siapa tampaknya punya logistik banyak sedang menyiapkan sesuatu untuk Pilpres 2024. Seseorang ini yang saya sebut Caplin. Masa tidak boleh?” jelasnya.

“Saya kan sudah bilang, seseorang yang saya belum tahu siapa, tapi analisa saya menyatakan bahwa seseorang ini punya logistik besar dan sedang menyiapkan sesuatu untuk Pilpres 2024.

Jadi apa yang mau saya bocorkan? Namanya saja seseorang yang saya belum tahu tapi dugaan saya, analisa saya punya logistik besar. Ini terlihat dari banyaknya gerakan-gerakan yang sudah menjurus Pilpres 2024,” sambungnya.

Ferdinand mengatakan, dirinya masih mengamati ‘Chaplin’ yang dia maksud. Pengamatan, kata Ferdinan terus ia lakukan.

“Sampai sekarang pun, saya masih terus mengamati siapa pemilik logistik besar ini yang saya sebut dengan Caplin tersebut,” katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Ferdinand Hutahaean #Jusuf Kalla

Berita Populer