Redaksi : Selasa, 01 Desember 2020 08:20
Ilustrasi

MAKASSAR, BUKAMATA - Malam minggu. Tepatnya, Sabtu, 28 November 2020. Iwan (37) sedang nongkrong makan bakso di Jalan Kesempatan Raya, Kelurahan Panampu, Tallo, Makassar.

Sambil menyendok kuah bakso dan menyeruput mi, Iwan melakukan panggilan video ke istrinya. Keduanya terlihat bahagia.

Tiba-tiba, Syamsir (37), kakak ipar Iwan datang dengan senjata tajam terhunus. Tanpa banyak kata, Syamsir menusukkan badik itu ke dada kiri Iwan. Menembus jantung. Itu tek lepas dari pandangan sang istri lewat video call.

Iwan sempat dilarikan ke RS Angkatan Laut Jala Ammari milik Lantamal VI Makassar. Namun hanya satu jam dirawat. Iwan akhirnya mengembuskan napas terakhir.

"Iya betul itu, korban sementara makan bakso sambil video call sama istrinya lalu tiba-tiba ditikam sama ipar sendiri," ujar Kapolsek Tallo Kompol Saharuddin.

Usai menikam adik iparnya, Syamsir kabur. Namun, dia dibekuk di tempat persembunyiannya di Jalan Tanjung Merdeka, Kota Makassar, pada Senin (30/11/2020), sekitar pukul 12.05 Wita.

Dugaan sementara polisi, motif Syamsir menikam adik iparnya karena dendam. Istri korban yang tak lain adik kandung Syamsir, kerap cekcok dengan istri Syamsir.

"Motif awalnya sementara begitu, pelaku dendam. Dendamnya itu ada hubungannya antara istri pelaku sering cekcok dengan adik pelaku atau istri korban," katanya.