Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Sebuah buku karya Yusuf Maulana siap edar. Judulnya, "Tokoh-tokoh Fenomenal Penggetar Nalar".
BUKAMATA - Buku "Tokoh-tokoh Fenomenal Penggetar Nalar", adalah sebuah ikhtiar di sela pandemi. Rejuvenasi alias meremajakan penjelian utawi pengamatan. Sekadar mengulang "petite histoire" Pak Rosihan Anwar (dengan spektrum kejadian tak cuma di Indonesia); juga menukik ke banyak jelajah teks model "Pokok dan Tokoh"-Tempo dan Tuan GM.

Bila tak ada aral, 12 Desember 2020 buku ini insya Allah siap hadir di tangan pembaca. Penulis, Yusuf Maulana berharap, semoga buku ini bisa jadi peneman perlop akhir tahun ataupun berdua di saujana mahligai dengan pasangan.

Buku ini pun menarik bagi wartawan senior, sekaligus penulis 'Natsir: Politik Santun di Antara Dua Rezim', Idrus F Shahab. "Sektarianisme bukanlah pilihan yang tepat untuk memotret kontroversi… Apakah kita bisa terbebas dari belenggu sektarian? Itulah yang coba dijawab Yusuf Maulana dalam buku ini," ujar Idrus F. Shahab.
Wartawan senior lainnya, Nasihin Masha mengatakan, buku ini hanya bisa lahir jika penulisnya banyak membaca buku dan berkemampuan menarik hikmah.
“Buku ini menjadi refleksi bagi setiap generasi agar lebih bisa mengarah kepada substansi dan melebur pada semangat kolaborasi untuk menghasilkan kreasi," celetuk Krishna Adityangga, founder & CEO Oorth.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 17:46