Redaksi
Redaksi

Sabtu, 14 November 2020 20:26

Para tersangka saat memperagakan adegan di Mapolda Metro Jaya.
Para tersangka saat memperagakan adegan di Mapolda Metro Jaya.

Satu Tersangka Penikaman Tim Appi, Meninggal di Rumah Sakit

Satu tersangka kasus penikaman tim Appi, meninggal di rumah sakit. Padahal, yang bersangkutan belum diperiksa polisi.

JAKARTA, BUKAMATA - Polda Metro Jaya sudah membekuk lima komplotan pelaku penikaman terhadap Muharram Jaya alias Mus Jaya (48).

Mereka adalah, eksekutor F (40), otak MNM (50), serta pengintai, masing-masing S (51), AP (46), dan AR (39). Sedangkan joki atau yang membantu eksekutor kabur, JH sampai saat ini masih diburu polisi.

Sayang sekali, salah seorang tersangka meninggal dunia. Dia adalah S. Pria 51 tahun itu berperan mengatur dan mengarahkan aksi penusukan terhadap korban. Namun perannya belum didalami, S keburu meninggal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, S memang sedang dalam kondisi sakit saat ditangkap. Dia kata Kombes Yusri, punya penyakit bawaan, yakni jantung.

Kombes Yusri Yunus bilang, tersangka S sempat dirujuk ke rumah sakit. Namun, dia meninggal saat dalam perawatan medis.

Aksi penikaman terhadap Mus Jaya yang merupakan pendukung calon wali kota Makassar, Appi-Rahman, ditusuk saat berlangsung debat di Studio Kompas TV, Jl Palmerah, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 November 2020.

Kala itu, sekitar pukul 18.40 Wita. Korban sedang berdiri di halte menunggu debat selesai. Tiba-tiba, muncul tersangka F langsung menikam pinggang kiri korban. Usai itu, pelaku lari ke boncengan JH yang sedang menaiki sepeda motor putih. Lalu tancap gas menuju arah Slipi.

Penikaman itu orderan dari MNM. Dia sebelumnya mengirimkan video korban yang menjelek-jelekkan salah satu paslon ke F, sang eksekutor. "Kalau anak-anak sempat, hantam orang ini," pesannya. Lalu video dan pesan itu diteruskan ke grup WA di mana berkumpul semua pelaku.

#Polda Metro Jaya #tim Appi ditikam