Redaksi : Minggu, 08 November 2020 11:19
Lokasi penikaman di halte Kompas Gramedia, Jl Palmerah, Jakarta.

JAKARTA, BUKAMATA - Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta, saat ini memeriksa CCTV di Jl Palmerah. Khususnya yang viewnya mengarah ke halte depan gedung Kompas Gramedia, lokasi penikaman Muharram Jaya atau Musjaya oleh orang tak dikenal malam tadi.

Musjaya ditikam saat tengah menunggu debat Pilwalkot Makassar usai tadi malam di Studio Kompas TV. Korban dikenal sebagai pendukung Appi-ARB, salah satu pasamgan calon yang berlaga di Pilwalkot Makassar.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang AKP Haris mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut dan sedang diselidiki.

AKP Haris mengatakan, pihaknya tengah memeriksa CCTV, juga saksi yang saat itu berada di TKP.

"Ini saya masih fokus dalam pengembangan dan menganalisis CCTV serta mencari tahu saksi-saksi seputar TKP (tempat kejadian perkara)," ujarnya.

Saat ini, korban masih dirawat di RS Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Semalam, usai debat, Munafri Arifuddin atau Appi bersama pendampingnya, Abd Rahman Bando, menjenguk korban.

Dia meminta para pendukungnya tetap tenang dan menyerahkan kasus tersebut di kepolisian. Appi berharap, polisi cepat mengungkap pelakunya, juga motif pelaku melakukan penikaman. Appi juga meminta doa agar korban lekas sembuh seperti sedia kala.

Pasangan calon wali kota Makassar lainnya, Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi, mengaku prihatin dengan kejadian itu. Paslon berjargon ADAMA' itu melalui jubirnya, Indira Mulyasari berharap, aparat keamanan secepatnya mengungkap siapa pelaku dan apa motifnya. Sehingga kata Indira, insiden itu tidak dijadikan bahan fitnah.